Feb 18

Pemandian Wendit, Malang

Share Button

Taman rekreasi dan Pemandian Wendit terlatak di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Lokasinya terletak di tepi kanan jalan utama kea rah Gunung Bromo melalui Tumpang. Disini menyediakan kolam renang alami serta buatan yang sangat luas baik untuk dewasa maupun anak-anak. Tersedia pula Perahu Duyung, Water Boom, Bom-bom Car, Water Technology berupa Kolam Gelombang dan Kolam Arus, Worm Coaster, Sepeda Air dan Carousel. Continue reading

Share Button
Feb 17

Paralayang, Batu

Share Button

Paralayang adalah suatu olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain atau parasut yang lepas landas dengan kaki demi tujuan hiburan. Olahraga ini lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sebagai sumber daya yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi. Dengan memanfaatkan angin dynamic lift dan thermal lift, penerbangan dapat dilakukan dengan sangat tinggi dan mencapai jarak jauh. Menariknya penerbangan ini tidak menggunakan mesin sama sekali, hanya angin semata. Konsep terbang paralayang sangat sederhana tetapi sangat mengagumkan karena terbuat dari lembaran kain nylon yang dibentuk seperti sayap dan dihubungkan oleh tali-tali sebagai cantolan tempat duduk penerbang. Di Kota Batu, olah raga Paralayang ini dapat dilakukan di Gunung Banyak, tepatnya di atas objek wisata Songgoriti. Continue reading

Share Button
Feb 17

Jatim Park 1, Batu

Share Button

Jatim Park 1 terletak di Jalan Kartika Kota Batu atau sekitar 30 menit dari pusat Kota Malang. Berdiri di atas lahan seluas 11 hektar di atas ketinggian 850meter dpl sehingga suhu udaranya begitu sejuk dan nyaman. Jatim Park 1 termasuk salah satu tempat rekreasi keluarga yang paling sering dikunjungi oleh warga Jawa Timur selain Jatim park 2. Continue reading

Share Button
Feb 06

Pondok Turen, Malang

Share Button

Masjid Ajaib atau yang biasanya disebut Pondok Turen oleh para peziarah ini adalah sebuah Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang letaknya di Turen, Malang. Konon masjid megah ini dibangun tanpa sepengetahuan warga sekitar dan menurut mitosnya masjid ini dibangun oleh jin dalam waktu semalam. Namun ketika dikonfirmasikan kepada orang dalam, dikatakan bahwa pembangunan masjid ini sebenarnya merupakan kompleks pondok pesantren yang dikerjakan secara transparan oleh para santri dan jamaahnya. Mulai dibangun pada tahun 1978 oleh Romo Kiai Haji Ahmad Baru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Akam atau yang akrab disapa Romo Kiai Ahmad. Bangunan utama pondok ini sudah mencapai 10 lantai, tingkat 1 sampai dengan 4 diguakan sebagai tempat kegiatan para santri pondokan, lantai 6 seperti ruang keluarga, sedangkan lantai 5, 7, 8 terdapat toko-toko kecil yang dikelola oleh para santriwati dengan berbagai macam makanan ringan yang dijual dengan harga murah, selain itu ada juga barang-barang yang dijual berupa pakaian sarung, jilbab, sajadah, tasbih, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu di pondok pesantren ini juga terdapat kolam renang yang dilengkapi perahu yang khusus unuk dinaiki wisatawan anak. Di kompleks ini juga terdapat berbagai jenis binatang seperti monyet, kijang, kelinci, aneka jenis ayam dan burung.
Arsitektur dan gaya bangunan masjid ini sangat unik dan aneh, seperti perpaduan timur tengah, china dan modern. Untuk pembangunannya pun tidak menggunakan alat-alat berat dan modern seperti halnya untuk membangun gedung bertingkat. Semuanya dibangun sendiri oleh para santri yang berjumlah 250 orang dan beberapa penduduk sekitar pondok. Terdapat salah satu ruangan di sebelah kanan pintu masuk yang nampak berbagai hiasan mirip sebuah penginapan. Hiasan  yang tergantung di langit-langit pun sangat artistic. Jika memasuki salah satu ruangan, di ruangan tersebut akan terhubung oleh satu pintu sehingga anda dapat memasuki ruangan yang lain. Dominasi desain ruangannya tidak jauh berbeda dari gaya kaligrafi dengan berbagai model, jenis, warna, bentuk dan corak dan penataannya pun sangat mengagumkan. Di pondok pesantren ini juga tersedia lift. Di bagian dalam terdapat beberapa musholla yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Yang unik disini adalah jalan menuju ke mussolah ini dan tempat wudhu, anda harus melewati beberapa lorong yang agak gelap cukup untuk dua orang saja.
Yang lebih unik lagi adalah di berbagai sudut ruangan tidak dijumpai kotak amal yang biasanya lazim dijumpai di salah satu sudut peribahan. Ketika anda berjalan menuju pintu luar, di salah satu sudut dindingnya inilah terdapat kaligrafi yang berukuran besar menempel disini. Di akhir kunjungan anda akan dimintai mengisi pendapat tentang ponpes ini. Setelah mengitari pondok pesantren ini, anda tidak perlu khawatir jika ingin menginap karena banyak di sediakan tempat penginapan di sekitar atau bahkan hotel berbintang seperti:

Referensi:

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Ajaib
Share Button
Feb 05

Gunung Kawi, Malang

Share Button

Gunung Kawi merupakan gunung berapi di Kabupaten Malang, Jawa Timur yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Butak. Letaknya di sebelah barat Kota Malang yang merupakan obyek wisata dan perlu dikunjungi karena keindahan dan keunikannya. Di sini anda akan menemukan suasana gunung yang sepi tetapi justru anda akan disuguhi sebuah pemandangan yang mirip di negeri tiongkok jaman dahulu. Di sepanjang jalan anda akan menemui bangunan-bangunan dengan arsitek khas Tiongkok dimana disini pula terdapat sebuah kuil/klenteng tempat untuk persembayangan atau untuk melakukan ritual khas Kong Hu Cu. Biasanya orang-orang Tionghoa mengunjungi wisata ini pada hari-hari tertentu untuk melakukan ritual keagamaan seperti memohon keselamatan. ci suak, giam cid an lain sebagainya. Namun tidak jarang pula yang hanya sekedar melepas lelah saja. Ada banyak hal lainnya yang berhunbungan dengan kepercayaan yang dapat anda temukan di Gunung Kawi ini seperi sebuah pohon yang konon dipercayai bila anda kejatuhan buahnya maka anda akan mendapatkan rejeki. Pada malam-malam tertentu akan ada banyak sekali orang yang duduk di bawah pohon ini. Selain pohon,juga terdapat makam Mbah Djoego, seorang pertapa pembantu Pangeran Diponegoro yang saat ini makamnya masih dijaga penduduk setempat.
Di dalam bangunan makam, pengunjung tidak diperbolehkan memikirkan sesuatu yang tidak baik serta harus dalam keadaan suci karena disini terdapat symbol bahwa pengunjung harus suci lahir dan batin sebelum berdoa. Selain pesarean sebagai focus utama pengunjung terdapat pula tempat lain yang dipercayai mempunyai kekuatan magic seperti:

  • Rumah Padepokan Eyang Sujo, di tempat ini terdapat beberapa peninggalan yang dikeramatkan milik Eyang Sujo antara lain seperti bantal dan guling yang berbahan batang pohon kelapa serta tombak pusaka semasa perang Diponegoro.
  • Guci Kuno, yang merupakan barang peninggalan Eyang Jugo yang jaman dulu dipakai untuk menyimpan air suci untuk pengobatan. Masyarakat sering menyebutnya dengan nama janjam. Guci kuno ini sekarang diletakkan di samping kiri pesarean. Masyarakat meyakini jika minum atau cuci muka air ini maka anda akan menjadi awet muda.
  • Pohon Dewandaru, dipercayai mendatangkan keberuntungan. Pohon ini disebut dewandaru karena termasuk pohon kesabaran.

Konon barang siapa yang melakukan ritual disini dengan penuh kepasrahan dan pengharapan yang tinggi maka akan terkabul semua permintaannya. Namun ini hanya mitos dan sebagian orang saja yang mempercayainya. Tidak ada persyaratan khusus untuk berziarah ke tempat ini hanya dengan membawa bunga sesaji dan menyisipkan uang secara sukarela.Di sepanjang jalan menunju menuju Gunung Kawi terdapat banyak penginapan yang disediakan oleh warga setempat atau jika anda ingin di hotel, anda bisa lebih ke kota Malang lagi dan menginap di hotel berbintang seperti:

 

Referensi:

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Kawi
  • http://juragansejarah.blogspot.com/2012/06/misteri-gunung-kawi-jawa-timur.html

 

Share Button
Feb 04

Air Terjun Coban Rondo, Malang

Share Button

Di Malang terdapat beberapa objek wisata yang harus anda kunjungi, salah satunya adalah wisata air terjun Coban Rondo yang sangat cocok untuk tempat wisata bersama keluarga ataupun teman-teman. Coban Rondo sendiri merupakan air terjun yang berada di kawasan wahana wisata milik KPH Perum Perhutani Malang dengan ketinggian air terjun sekitar 84meter dan berada pada ketinggian 1,135dpl di atas permukaan laut dengan suhu sekitar 22 derajat celcius. Terletak di lereng Gunung Panderman dan pertama kalinya dibuka sebagai objek wisata pada tahun 1980. Kata coban sendiri berarti air terjun, sedangkan rondo berarti janda yang penamaannya sendiri berdasarkan kejadian yang pernah terjadi. Menurut cerita masyarakat, dahulu ada seorang wanita cantik bernama Dewi Anjarwati yang dinikahi oleh Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro. Setelah menikah keduanya tinggal di kediaman Dewi Anjarwati di Gunung Kawi. Setelah 36 hari menikah, Dewi mengajak suaminya untuk berkunjung ke rumah sang mertua di Gunung Anjasmoro. Orang tua melarang mereka karena mereka baru memasuki selapan hari menikah namun keduanya masih bersikeras tetap pergi. Di dalam perjalanan, mereka bertemu Joko Lelono. Melihat kecantikan Dewi Anjarwati, Joko pun langsung jatuh hati pada pandangan pertama. Meskipun tahu jika Dewi sudah mempunyai suami, Joko tetap nekad merebut Dewi dari Baron. Perkelahian pun tidak dapat dihindarkan. Sebelum berkelahi, Raden menyembunyikan Dewi di sebuah tempat yang ada coban atau air terjunnya. Raden berfikir, sesudah mengalahkan Joko, dia akan menyusul istrinya namun malang tak dapat dihindarkan karena dalam perkelahian tersebut keduanya tewas. Dengan meninggalnya Raden berarti status Dewi menjadi janda atau rondo. Konon batu besar yang etrletak di dasar coban itu konon merupakan tempat Dewi Anjarwati duduk menantikan sang suami.
Ketika anda memasuki kawasan wisata Coban Rondo ini, anda akan disambut oleh deretan pohon pinus dan cemara gunung yang berjajar rapi bagaikan pasukan penyambut tamu kehormatan. Kicauan burung dan kupu-kupu yang beterbangan semakin menambah suasana ceria. Di tepi jalan menuju lokasi air terjun, terdapat lahan persemaian berbagai tanaman hutan lindung. Di sini anda bisa menemukan tanaman obat keluarga atau TOGA yang berisi koleksi ratusan tanaman obat. Semua keindahan akan sangat sempurna ketika anda sudah sampai di lokasi air terjun. Pemandangannya sangat indah dan di samping kanan kiri air terjun terdapat Gua Saru dan Gua Tapan. Di atasnya terdapat Coban Manten karena terdapat dua air terjun yang berdiri sejajar seperti layaknya pasangan pengantin. Sedikit naik ke atas terdapat Hutan Cemara Kendang atau yang biasanya dikenal hutan Lali Jiwo. Banyak fasilitas yang disediakan di wisata ini salah satunya parkir, warung penjual makan, toilet, sampi penginapan penduduk hingga hotel yang berdekatan dengan wisata Cuban Rondo seperti:
Ubud Hotel & Villa

Solaris Malang

Savana Hotel & Convention

Hotel Sahid Montana Malang

Referensi:

http://wisatajawa.wordpress.com/wisata-jawa-timur/air-terjun-coban-rondo/

Share Button
Feb 01

Bandara Internasional Juanda, Surabaya

Share Button

Bandara Internasional Juanda adalah bandara udara internasional yang terdapat di Kota Surabaya. Terletak di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo sekitar 20km sebelah selatan Kota Surabaya. Bandar Internasional ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura 1. namanya sendiri diambil dari Djuanda Kartawidjaja, Perdana Menteri terakhir Indonesia yang menyarankan pembangunan bandara ini yang juga merupakan bandara terbesar dan tersibuk kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Continue reading

Share Button