Bandara Internasional Juanda, Surabaya

Share Button

Bandara Internasional Juanda adalah bandara udara internasional yang terdapat di Kota Surabaya. Terletak di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo sekitar 20km sebelah selatan Kota Surabaya. Bandar Internasional ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura 1. namanya sendiri diambil dari Djuanda Kartawidjaja, Perdana Menteri terakhir Indonesia yang menyarankan pembangunan bandara ini yang juga merupakan bandara terbesar dan tersibuk kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Bandara Internasional Juanda memiliki panjang landasan 3.000meter dengan luas sebesar 51.500meter persegi atau sekitar dua kali lipatnya dibanding terminal lama. Dilengkapi dengan fasilitas parkir seluas 28.900 meter persegi yang mampu menampung lebih dari 3.000 kendaraan dan bandara ini juga mampu menampung 6juta hingga 8juta penumpang pertahunnya. Memiliki 11 airbridge atau garbarata yang baru dioperasikan mulai dari tanggal 7 November 2006 walaupun baru diresmikan pada tanggal 15 November 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan bandara ini terdiri dari tiga lantai.
Terminal Baru dibagi menjadi dua terminal yaitu Terminal A atau Terminal Internasional dan Terminal B atau Terminal Domestik.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia domestik menggunakan Terminal A sebagai terminal kenerangkatan domestik sedangkan Terminal B sebagai terminal kedatangan domestik. Semua penerbangan Internasional Garuda Indonesia tetap terbang dan mendarat dari Terminal A.

Sebagian besar di terminal baru ini sudah menggunakan garbarata atau belalang gajah tetapi tetap ada yang mesih emnggunakan tangga terutama bagi pesawat-pesawat domestik.
Fasilitas umum lainnya disini adalah disediakannya Bus Damri oleh pemerintah setempat yang dapat mengantarkan penumpang ke Terminal Surabaya dan baru dioperasikan pada bulan November 2003. Selanjutnya Taksi Primkopal Juanda yang memberlakukan tariff tetap ke berbagai macam tujuan di Kota Surabaya dan daerah sekitar termasuk Malang, Jember, Blitar, Tulungagung.

Berbeda dengan di bandara lainnya, di bandara Juanda hanya taksi Primkopal yang diperbolehkan untuk mengantarkan penumpang. Tiket taksi ini dapat dibeli di loket pintu keluar bandara baik domestik atau Internasional. Selain taksi resmi, terdapat pula taksi-taksi gelap yang tarifnya lebih murah tetapi keamannya tidak bisa dijaminkan.
Di Bandar Internasional Juanda ini sama seperti bandar udara lainnya seperti ada rumah makan, kios penjual makanan minuman, toilet, hingga sekitar juanda juga banyak penginapan yang disediakan untuk penumpang yang ingin istirahat, tidak hanya itu terdapat pula berjejeran hotel Surabaya seperti:

Referensi

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Bandar_Udara_Internasional_Juanda
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


9 × = twenty seven

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>