Berkunjung Ke Perkampungan Monyet di Ubud 2017

Share Button

monyet-hutan-ubud-baliSelain alas kedaton dan pura bukit sari sangeh, Bali masih menyimpan satu lagi hutan khusus para monyet. Kali ini kita mengulas keberadaan para monyet di Desa Padang Tegal, Kelurahan Ubud.

Tempat wisata ini disebut dengan Mandala Wisata Wenara Wana atau yang lebih dikenal dengan hutan monyet Ubud (Monkey Forest Ubud). 

Hutan ini merupakan cagar alam dengan komplek candi yang menjadi rumah bagi para Macaca fascicularis atau yang lebih dikenal dengan nama kera ekor panjang. Di dalam cagar budaya ini terdapat kurang lebih 605 ekor monyet yang tersebar dalam lima kelompok di wilayah yang berbeda.

hutan-ubud-baliMasing-masing kelompok dipimpin oleh seekor kera yang menjadi pimpinan. Kelompok-kelompok ini harus dipisah karena jika tidak mereka akan saling menyerang.

Sebagaimana alas kedaton atau pun puri bukit sari sangeh, tempat wisata ini pun termasuk tempat yang dianggap suci oleh masyarakat setempat.

Oleh warga Padang Tegal, tempat wisata ini diserahkan kepada yayasan Wenara Wana Padangtegal untuk mengelola Ubud Monkey Forest. Mereka bekerja sama untuk saling menjaga kesucian dan mempromosikan tempat suci ini sebagai tempat wisata. Hutan wisata dengan luas mencapai 12 hektar ini berjarak sekitar 30 km dari Denpasar.

Namun lokasi hutan monyet ubud ini berada di jalan utama ke Ubud sehingga anda pasti akan melewatinya ketika anda berkunjung ke tempat wisata di Ubud.

Pura_Dalem_Agung_PadantegalMemasuki hutan wisata ini anda akan disambut dengan pemandangan hutan yang rimbun. Terdapat 115 jenis pohon menghiasi hutan ini.

Selain itu juga terdapat aliran sungai yang mengalir melewati hutan sehingga membuat suasana di sini semakin terasa nyaman.

Hutan ini dianggap suci karena terdapat dua pura di dalamnya, yakni Pura Dalem Agung Padangtegal dan Pura Madia Mandala. Di pura-pura tersebut terdapat kolam dan candi yang memiliki tiga halaman bernama The Holy Bathing Temple.

Keberadaan kolam dan candi ini kerap digunakan dalam upacara kremasi. Selain itu juga terdapat candi Prajapati yang berada di pemakaman di sebelah hutan.

299780011_3ff7f47b9eKetika mengunjungi hutan monyet Ubud ini, anda tetap harus menjaga kesopanan. Pasalnya anda dianggap sebagai tamu oleh monyet-monyet tersebut. Jadi tetaplah berjalan di aspal untuk menghindari di serang oleh monyet.

Anda juga bisa memberi mereka pisang, yang dapat anda beli di pintu masuk. Namun tetap minta bantuan dari pemandu ketika anda melakukannya. Jagalah barang bawaan anda untuk menghindari “dipinjam” oleh para monyet.

Namun jika memang sudah terjadi anda bisa meminta bantuan pemandu untuk mengambilnya. Sejumlah peraturan lain juga harus anda perhatikan demi kenyamanan anda. Misalnya jangan memberi kacang kepada para monyet dan jangan menyimpan makanan apa pun di dalam tas anda, apalagi sampai menunujukkan kepada para monyet. Selain itu jangan pula memegang atau pun menggoda para monyet tersebut.MONKEY JUNGLE

Sejumlah fasilitas dapat anda temui di sekitar lokasi Hutan Wisata Monyet. Berbagai pilihan restoran tersedia di sini. Salah satunya adalah restoran Bebek Bengil yang begitu terkenal dengan bebek goreng dan bebek panggangnya.

Bahkan anda juga bisa mengatur kegiatan anda di Monkey Forest Ubud ini dengan bantuan resepsionis hotel layaknya yang disediakan oleh Viceroy Bali ataupun melalui kegiatan yang diadakan oleh provider tour Bali. Selain Viceroy Bali, tersedia beberapa pilihan hotel murah di Bali untuk kebutuhan akomodasi anda, seperti:

Refrensi:

  • http://www.beritabali.com/index.php/page/berita/gyr/detail/2011/06/26/Melihat-petKampung-Bojogpet-Monkey-Forest-Ubud/201106260002
  • http://www.indonesia.travel/id/destination/276/ubud-monkey-forest
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.