Dec 02

Tips Liburan Ramah Di Kantong

Share Button

Cara Memanfaatkan Liburan Akhir Tahun 1Bulan Desember bisa jadi bukan bulan yang tepat buat liburan. Pasalnya di bulan ini gak cuma ada perayaan natal dan tahun baru yang bikin semua tiket wisata naik, namun juga ada libur anak sekolah. Gak cuma tiket wisata yang tinggi, namun harga akomodasi dan transportasi juga ikutan melejit. Tapi buat travelers yang cuma punya waktu di bulan Desember, mau bagaimana lagi. Tentunya harus ada trik untuk menyiasati biar liburan di bulan Desember tetap ramah di kantong. Nah, berikut ini kita bakal kasi sejumlah tips biar liburan travelers gak bikin kantong kering. Meski tetap gak bisa semurah liburan di waktu bukan peak season, tapi paling gak travelers bisa berhemat buat kebutuhan yang lainnya.

Susun Rencana Liburanmu dari sekarang Continue reading

Share Button
Apr 29

Pasar Terapung, Banjarmasin

Share Button

Pasar Terapung adalah objek wisata unggulan Kota Banjarmasin yang telah dikenal ke seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Pasar ini berada di Sungai Kuin atau tepatnya di Muara Sungai Kuin Kota Banjarmasin. Pasar Terapung sudah ada sejak dulu, sejak masa perdagangan masih menggunakan sistem barter hingga sekarang. Karena semua aktivitas transaksi jual beli diadakan di atas sungai, maka pasar ini dinamakan Pasar Terapung. Para pedagang yang berjualan disini umumnya menggunakan jukung(perahu) atau klotok(perahu bermesin). Jika anda berkunjung ke Kota Banjarmasin, maka tidak lengkap rasanya kalau anda tidak menyinggahi Pasar Terapung. Uniknya, di pasar ini aktivitasnya dimulai dari pukul 3.30WITA sampai matahari terbit sekitar pukul 6.30WITA. Di pasar ini kita bisa membeli barang-barang layaknya di pasar kebanyakan seperti sayuran, buahan, wadai, sarapan pagi, dan mungkin juga lauk pauk. Dan tenang, ketika anda di Pasar Terapung tersebut kita akan didatangi oleh penjual-penjualnya dengan bahasa Banjar dan dialek Banjar yang juga khas. Untuk mencapai pasar ini tidak begitu susah karena pasarny berada di kota. Dari kota kita hanya cukup pergi ke daerah Kuin, tepatnya ke dermaga-dermaga kecil jukung. Menuju Kuin bisa dengan taxi atau mobil pribadi. Dan dari dermaga, tukang-tukang jukung biasa carter ke Pasar Terapung tersebut. Suasana berdesak-desakan antara perahu besar di Pasar Terapung ini yang bikin lebih istimewa. Pasar Terapung tidak memiliki organisasi seperti pasar di daratan, sehingga tidak tercatat berapa jumlah pedagang dan pengunjung, pembagian pedagang berdasarkan barang dagangan, dan tempat berjualan yang selalu berpindah-pindah. Bagi pengunjung yang ingin bersantai, bisa menikmati secangkir teh atau kopi dan makanan khan Banjar sambil menikmati suasana di atas klotok sambil menyaksikan rumah-rumah terapung yang berada di sepanjang pinggiran sungai.

Selain keunikan dan keindahan yang bisa kita lihat dari Pasar Terapung ini, kita juga bisa melihat sebuah nilai yang lebih penting yaitu sebuah nilai semangat yang tinggi dari para pedagang. Penjualnya adalah para ibu-ibu paruh baya yang menggunakan perahu seadanya. di sini pun juga ada warung terapung tak ubahnya seperti warung yang lain. Ada meja makan, dapur, rak-rak piring dan tempat cuci tangan. Jika kita ingin makan di warung ini, kita harus menghampiri warung tersebut dengan klothok atau jukung, dan menambatkannya pada warung itu. Hidangan di warung terapung tak ubahnya warung-warung di daerah banjar lainnya, yaitu Soto Banjar, Sop, Nasi Kuning, Nasi Rawon, Karih, dan Wadai-Wadai.

Anda dapat berlibur beberapa hari disini, bisa menginap di beberapa penginapan atau hotel yang ada di Banjarmasin, contohnya :

 

 

Referensi :

  • http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2010/09/22/pasar-terapung-banjarmasin/
  • http://suaraborneo.com/?p=4918
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_Terapung_Muara_Kuin
Share Button