Jun 16

Taman Nasional Wasur, Papua

Share Button

Taman Wasur Papua 1Taman Nasional Wasur adalah salah satu objek wisata yang ada di Papua. Sebelum dijadikan Taman Nasional, kawasan ini terbagi menjadi Suaka Margasatwa Wasur  dan Cagar Alam Rawa Biru. Dan baru ditetapkan menjadi Taman Nasional adalah pada tahun Continue reading

Share Button
Jun 13

Pulau Mansinam, Papua

Share Button

Pulau Mansinam Papua 1Pulau Mansinam adalah sebuah pulau yang mempunyai luas 410.97ha dan terletak di Teluk Doreh, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Sekitar 154 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 5 Februari 1855, ada dua orang pengabar injil asal Jerman yaitu C.W Ottow dan Johann Gottlob Geissler yang menginjak kaki Continue reading

Share Button
Jun 10

Desa Tablanusu, Papua

Share Button

Desa Tablanusu 1Jika anda berlibur atau berkunjung ke Papua, hendaknya berkunjung di Desa Nelayan sebutan untuk Desa Tablanusu yang masuk dalam Kecamatan Deprare, Jayapura. Di desa ini suasananya masih alami, asri dan eksotik. Bahkan suasana tersebut sudah Continue reading

Share Button
Jun 07

Danau Paniai, Papua

Share Button

Danau Paniai Papua 1Danau Paniai adalah danau yang terkenal karena panorama keindahan alamnya yang racak, alami dan masih terawat sangat baik. Terletak di Kecamatan Paniai Timur, Kabupaten Paniai Papua. Pada awalnya danau ini dinamakan Wissel Meeren, penamaan ini ditujukan kepada orang pertama kali yang menemuan Danau Paniai yaitu seorang pilot Continue reading

Share Button
Jun 06

Teluk Cendrawasih, Papua

Share Button

Teluk Cendrawasih 3Taman Nasional Teluk Cendrawasih merupakan taman nasional perairan laut terluas di Indonesia yang berada di Pulau Papua. Diresmikan oleh Menteri Kehutanan pada tahun 1993 yang mempunyai luas 1.453.500 ha. Teluk Cendrawasih mempunyai 14 jenis flora yang dilindungi. Sebagian besarnya terdiri dari jenis pohon kasuarina, 36 jenis burung dimana 18 diantaranya Continue reading

Share Button
Jul 11

Danau Sentani, Papua

Share Button

Danau Sentani adalah danau yang teletak di Papua yang berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cycloops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Danau ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Danau ini memiliki luas sekitar 9.630 hektar dan berada pada ketinggian 75mdpl, dan Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua. Di sini terdapat 21 buah pulau kecil menghiasi danau yang indah ini. Arti kata Sentani sendiri berarti disini kami tinggal dengan damai. Danau ini sudah dikelola menjadi objek wisata karena berjarak 50 kilometer dari Jayapura dan mudah dijangkau sebagai pelengkap di danau ini, sudah banyak terdapat perahu wisata untuk berkeliling di danau Sentani.

Banyak juga diadakan Festival Danau Sentani untuk menarik wisatawan. Festival Danau Sentani ini biasanya diadakan pada pertengahan bulan juni tiap tahunnya. Festival ini diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas Papua, upacara adat seperti penobatan Ondoafi dan sajian berbagai kuliner khas Papua. Di danau ini terdapat 30 spesies ikan air tawar dan empat diantaranya merupakan endemic danau sentani yaitu ikan gabus, ikan pelangi sentani, ikan pelangi merah, hiu gergaji. Danau Sentani juga dijadikan lokasi wisata untuk berenang biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Selain itu Danau Sentani juga dijadikan lokasi wisata untuk berenang, bersampan, menyelam, memancing, sky air serta wisata kuliner. Di antara ketiga ikan endemic danau Sentani yang populasinya semakin menyusut adalah ikan gabus yang dikarenakan telur ikan ini dimakan ikan gabus dari jenis lain. Naik perahu keliling danau adalah salah satu kegiatan yang paling digemari. Anda bisa menyewa perahu motor disana. Berkeliling ke pulau-pulau kecil, mengunjungi penduduk lokal di rumah panggung masing-masing. Para penduduk Danau Sentani ini sendiri terkenal kreatif, konon hasil kerajinan tangan mereka adalah yang terbaik di Papua.
Anda pun tidak perlu khawatir jika ingin berlibur beberapa hari disini, karena banyak fasilitas yang ada seperti penjual makanan, ataupun tempat penginapan. Hotel-hotel pun juga banyak di tempat ini seperti :

 

 

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Sentani
  • http://www.kidnesia.com/Kidnesia/Potret-Negeriku/Teropong-Daerah/Papua/Tempat-Menarik/Danau-Sentani
Share Button
Jun 08

Kepulauan Raja Ampat, Papua

Share Button

Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi barat bagian Kapala Burung, Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik  akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. Asal mula nama Raja Ampat menurut mitos masyarakat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir diantaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja. Sementara itu tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita dan sebuah batu. Dalam perjalanan sejarah, wilayah Raja Ampat telah lama dihuni oleh masyarakat bangsawan dan menerapkan sistem adat Maluku. Dalam sistem ini masyarakat sekumpulan manusia. Tiap desa dipimpin oloeh seorang raja. Kawasan ini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata terutama wisata penyelaman. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini. Spesies unik  yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis kuda laut katai, wobbengong, dan ikan pari. Juga ada ikan endemic raja ampat, yaitu Eviota Raja sejenis ikan gobbie. Sebenarnya kawasan ini juga memiliki panta-pantai berpasir putih yang sangat indah, gugusan pulau-pulau karst yang mempesona dan flora-fauna unik endemic seperti cendrawasih merah, cendrawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua, burung nuri, kuskus waigeo dan beragam jenis anggrek. Karena daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan. Di kawasan gugusan Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang diterakan pada dinding batu karang. Uniknya cap-cap tangan ini berada sangat dekat dengan permukaan laut 50.000tahun dan menjadi bagian dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran manusia dari kawasan barat nusantara menuju Papua dan Melanesia. Mengunjungi kepulauan ini tidaklah terlalu sulit  walau memang memakan waktu dan biaya cukup besar. Kita dapat menggunakan maskapai penerbangan jika anda berasal dari luar pulau. Kekayaan keanekaragaman hayati di Raja Ampat telah membuat dirinya memiliki tingkat ancaman yang tinggi pula. Di sekitar tempat wisata ini pun banyak ditemukan berbagai restaurant, kios-kios penjual souvenir ataupun beberapa penginapan dan hotel, diantaranya :

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Kepulauan_Raja_Ampat
  • http://tiaracalista.wordpress.com/2010/07/01/kepulauan-raja-ampat-irian-jaya-barat/
Share Button
May 03

Puncak Jayawijaya, Papua

Share Button

Objek wisata Puncak Jayawijaya merupakan pegunungan dengan diselimuti salju abadi, yang terletak di puncak tertinggi Pegunungan Sudirman, Provinsi Papua. Puncak Jayawijaya atau yang lebih singkat disebut Puncak Jaya ini memiliki ketinggian mencapai kurang lebih 4,884meter di atas permukaan laut. Selain dikenal dengan puncak Jayawijaya, puncak tertinggi ini juga dikenal dengan sebutan Cartstenz Pyramide atau Puncak Cartstenz. Nama tersebut diambil dari petualang asal Belanda, yaitu Jan Cartstenz yang pertama kali melihat adanya puncak gunung bersalju di daerah tropis tepatnya di Pulau Papua. Puncak ini merupakan salah satu puncak gunung yang ada di perlintasan garis khatulistiwa, selain pegunungan di Afrika dan Amerika Latin. Jika dilihat dari udara, Puncak Jayawijaya nampak seperti permadani hitam yang diselimuti oleh tudung putih. Jika matahari sedang cerah maka hamparan salju tersebut akan memantulkan cahaya mentari yang menyilaukan. Kandungan es di pegunungan ini diperkirakan mencapai 5% dari cadangan es dunia yang berada di luar Benua Antartika. Namun akibat pemanasan global, jumlah tersebut dari tahun ke tahun menyusut. Jika dilihat dari type gletsernya, kawasan bersalju di Jayawijaya masuk ke dalam type Alpine Glaciaton. Sementara Gletser di wilayan ini masuk ke dalam type Valley Glacier, yaitu aliran Gletser yang mengalir dari tempat tinggi menuju daerah yang lebih rendah. Oleh sebab itu daerah ini dimungkinkan terdapat aliran sungai es. Puncak yang juga terdaftar sebagai salah satu dari tujuh puncak dunia yang sangat fenomenal dan menjadi incaran pendaki gunung di berbagai belahan dunia.

Jika anda tertarik untuk menjelajahi Pegunungan Jayawijaya, tentu saja hal utama yang harus dipersiapkan adalah kesiapan fisik, perbekalan dan logistic. Latihan rutin di daerah dengan suhu cukup dingin adalah beberapa sinar yang cukup efektif untuk menghindari ancaman hipotermia, yaitu hilangnya panas tubuh karena berada di daerah dengan suhu yang sangat dingin. Selain itu aspek izin juga harus disiapkan jauh hari sebelum pelaksanaan pendakian.

Daya tarik dari Gunung Jayawijaya tak hanya menikmati salju, di pegunungan ini wisatawan juga dapat menyaksikan langsung bukti geologis mengenai sejarah pembentukan pegunungan Jayawijaya. Penelitian geologi menemukan bukti empirik bahwa pegunungan ini semula merupakan dasar laut yang terjadi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Pulau ini terbentuk dari batu sedimen yang terangkat akibat ditumbuk oleh lempengan Indo-Pasific dan Indo-Australia di dasar laut, sehingga berubah menjadi sebuah pulau besar. Bukti ini bisa dilihat dari fosil hewan laut yang tertinggal di Pegunungan Jayawijaya. Oleh karena itu, selain menjadi surga bagi para pendaki, kawasan ini merupakan surga bagi penelitian geologis.

Setelah melakukan pendakian, anda bisa melakukan peristirahatan di beberapa penginapan atau hotel yang berada di daerah Papua, contonya :

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pegunungan_Jayawijaya
  • http://joesty.wordpress.com/2009/06/10/puncak-jaya-wijaya/
  • http://www.wisatamelayu.com/id/tour/881-Puncak-Jayawijaya-Carstensz-Pyramide/navcat
  • http://alamatku.com/direktori/puncak-jayawijaya
Share Button