Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Share Button

Taman Nasional Wakatobi memiliki potensi sumber daya alam laut yang bernilai tinggi baik jenis dan keunikannya, dengan panoraman bawah laut yang menakjubkan. Wakatobi ini terletak di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ibu kota Wakatobi adalah Wangi-Wangi. Kabupaten Wakatobi terdiri dari empat pulau utama, yaitu Wangi-Wangi, Kalidupa, Tomia, Binongko. Jadi Wakatobi adalah singkatan nama dari keempat pulau utama tersebut. Wakatobi memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Wakatobi sendiri menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Secara umum perairan lautnya mempunyai konfigurasi dari mulai datar sampai melandai ke arah laut, dan beberapa daerah perairan terdapat yang bertubir curam. Kedalama airnya bervariasi, bagian terdalam mencapai 1,044meter dengan dasar peraqiran sebagian besar berpasir dan berkarang. Taman Nasioanal ini memiliki 25 buah gugusan terumbu karang dengan keliling pantai dari pulau-pulau karang sepanjang 600km. Masyarakat asli yang tinggal di sekitar taman laut nasional yaitu suku laut atau yang disebut suku Bajau. Menurut catatan Cina kuno dan para penjelajah Eropa, menyebutkan bahwa manusia berperahu adalah manusia yang mampu menjelajahi Kepulauan Merqui, Johor, Singapura, Selawesi dan Kepulauan Sulu. Dari keseluruhan manusia berperahu di Asia Tenggara yang masih mempunyai kebudayaan berperahu tradisional adalah suku Bajau. Melihat kehidupan mereka sehari-hari merupakan hal yang menarik dan unik, terutama penyelaman ke dasar laut tanpa peralatan untuk menombak ikan.

Sumber daya penting yang ada di Taman Nasional Wakatobi ini antara lain :

Terumbu karang : Termasuk terumbu karang tepi(fringing reef), terumbu karang cincin(atol), terumbu karang penghalang(barrier reef) dan gosong karang

Padang Lamun : Sampai saat ini terdata 9 jenis lamun di Wakatobi. Sebaran jenis lamun umumnya merata di setiap pesisir pulau dan di beberapa bagian di karang.

Mangrove : Berdasarkan survey yang dilaksanakan tahun 2011, di kawasan Taman Nasional Wakatobi ini terdapat 22 jenis bakau sejato dan 13 jenis bakau ikutan. Keberadaan bakau ini yang terbanyak berada di Pulau Kaledupa.

Cetacean : Kawasan Taman Nasional Wakatobi sangat kaya biota laut dan keanekaragaman hayati. Paus dan lumba-lumba sering dijumpai dan kawasan ini merupakan salah satu jalut migrasi yang terbentang dari Philipina sampai ke Australia.

Habitat Burung Pantai : Dari hasil beberapa pengamatan, yang terletak di bagian paling tenggara kepulauan Wakatobi diduga merupakan habitat burung pantai dan daerah pesinggahan bagi beberapa jenis burung migran yang bermigrasi dari benua Australia menuju Pasific.

Panati Peneluran Penyu : Telah diidentifikasi 5 lokasi pantai peneluran, yaitu : Pulau Moromaho, Pulau Cowo-Cowo, Pulau Kentiole, Pulau Runduma dan Pulau Anano. Jenis penyu yang ada di kepulauan ini yaitu penyu hijau dan penyu sisik.

Jika ingin berlibur di Taman Nasional ini anda tidak perlu bingung untuk mencari penginapan, bisa di penginapan rumahan atau hotel-hotel dari mulai yang standard atau yang berbintang, contohnya :

Referensi :

  • http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_wakatobi.htm
  • http://wakatobinationalpark.com/statik/potensikawasan/
  • http://id.indonesia.travel/id/destination/630/taman-nasional-wakatobi-surga-bawah-laut-yang-menakjub
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− five = 4

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>