Jul 31

Pasar Sukowati, Bali

Pasar Sukawati adalah pasar yang sangat terkenal di Bali bahkan di pelosok dunia. Pasar ini terletak di Desa Sukawati, Gianyar. Kurang lebih 18km dari Kota Denpasar Bali dan dapat ditempuh kira-kira 30menit menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. 30km dari wilayak Kuta dan kurang lebih 90menit perjalanan yang ditempuh jika dari Bandara Ngurah Rai, Bali. Sangat terkenal karena menjual pakaian dan kerajinan tradisional khas Bali dengan harga yang terjangkau. Pakaiannya seperti Batik yang berkhas kan Batik ornament Bali. Selain itu juga dijual beberapa celana maupun baju yang dapat anda gunakan di Bali langsung yang harganya relative lebih murah dibandingkan tempat yang lainnya di daerah Bali. Semua harga yang diberikan oleh penjual dapat anda tawar. Jadi lebih pintar-pintar saja untuk menawarnya, kurang lebih 1/3 dari harga. Jika ingin sukses untuk menawar harga, maka sebaiknya anda datang pada saat kios atau pasarnya baru buka, biasanya pagi hari. Karena kepercayaan orang Bali sendiri pada saat baru buka dagangan langsung dibeli oleh pembeli.

Selain pakaian yang anda beli disini, anda juga dapat melihat-lihat beberapa lukisan yang ditawarkan, seperti lukisan naturalis atau abstrak. Harga yang ditentukan pun juga beraneka ragam. Harga ditentukan oleh ukuran lukisan atau pun makna lukisan tersebut sendiri. Bisa membeli dengan bingkai ataupun tanpa bingkai, sesuai selera anda. Biasanya barang atau dagangan yang sering diburu oleh turis asing adalah baju oblong khas Bali yang bergambar tokoh-tokoh wewayangan Bali. Untuk oleh-oleh kerajinan lainnya seperti gantungan kunci, tas, sandal santai juga bisa anda cari di sini. Pasar Sukawati adalah surge belanja di Pulau Bali. Tempat atau lokasi yang sangat cocok untuk membeli cinderamata khas dari Pulau Dewata.

Pasar Sukowati sendiri memiliki tiga tempat yaitu Pasar Sukowati 1, Sukowati 2, dan Sukowati3, namun lokasi yang paling ramai dan paling lama berdiri adalah Pasar Sukowati 1. Letak nya juga saling berdekatan antara satu sama lain. Pasar ini buka dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Hari minggu pun tetap buka, biasanya kalau Hari Raya Nyepi atau Galungan pasar ini baru tutup.

Jika anda berlibur ke Pulau Bali, tidak ada salah nya untuk membeli cedera mata buat keluarga anda di pasar Sukowati sendiri, karena harganya yang relative lebih murah dibandingkan tempat pertokoan yang lain. Letaknya pun sangat strategis dekat dengan beberapa tempat wisata maupun penginapan bahkan hotel, seperti :

 

Referensi :

 

  • http://www.rentalmobilbali.net/pasar-sukawati/
  • http://travel.detik.com/read/2012/02/18/113448/1845720/1025/pasar-seni-sukawati-surga-belanja-di-bali
Jul 26

Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur

Kepulauan Derawan adalah kepulauan yang terletak di Kabupaten Berai, Kalimantan Timur. Di kepulauan ini terdapat beberapa objek wisata bahari yang menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang digemari wisatawan mancanegara terutama para penyelam kelas dunia. Kepualuan ini mempiliki tiga kecamatan yaitu Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk Biduk. Sedikitnya ada empat pulau terkenal di kepulauan ini, seperti Pulau Maratua, Derawan, Sanagalaki dan Kakaban, yang biasanya ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik. Secara gegrafis pulau ini berada di utara perairan laut Kabupaten Berau. Kepulauan Derawan memiliki beberapa ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting yaitu padang lamun, terumbu karang, dan hutan bakau(hutan mangrove). Selain itu banyak spesies yang dilindungi berada di Kepulauan Derawan seperti penyu sisik, penyu hijau, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, ikan barakuda, duyung, dan beberapa jenis spesies lainnya. Kepulauan ini telah dicalonkan untuk menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2005.

Pulau yang ada di kepulauan ini berjumlah sekitar 31 pulau gugusan dan beberapa gosong dan atol. Penggunaan lahan pulau tersebut oleh masyarakat hanya digunakan sebatas untuk perkampungan. Selain lahan tersebut, lahan pulau di Kepulauan Derawan sendiri masih dalam bentuk hutan mangrove, hutan kapur, belukar dan vegetasi kelapa. Banyak potensi yang dimiliki Kepulauan Derawan ini, seperti :

  • Terumbu Karang, tersebar luas di seluruh pulau dan gosong yang ada di Kepulauan Derawan. dengan jumlah spesies 460-470 ini, menunjukkan bahwa pulau ini memiliki kekayaan biodiversitas nomor dua setelah Kepulauan Raja Ampat.
  • Ikan Karang, pada tahun 2003, survey menunjukkan bahwa kepulauan ini menghasilkan 832 spesies.
  • Padang Lamun, sudah ditemukan tersebar di seluruh Kepulauan Derawan sendiri. Dengan kondisi rata-rata luas tumpang yang berbeda.
  • Mangrove, di kawasan ini dimanfaatkan oleh masyarakat secara tradisional sebagai sumber mata pencaharian, seperti menangkap udang, ikan dan kepiting. Dalam sebelas tahun terakhir, mangrove di sini telah banyak di konservasi menjadi tambak udang dan ikan dengan laju pembukaan lahan yang cepat.
  • Perikanan Tangkap, dengan cara pengambilan telur punyu dan budidaya tambak. Kepulauan Derawan merupakan penyumbang terbesar pendapatan di kabupaten ini dari lima kecamatan yang sama-sama punya aktivitas penangkapan ikan di laut.

Pulau ini merupakan surge tropis yang sempurna. Suasananya sangat dan pemandangan pasir putihnya yang halus, laut nya yang masih alami bisa berubah warna dari hijau menjadi biru gelap. Keindahan bawah lautnya juga sangat indah. Tidak ada salahnya jika anda ingin berkunjung atau menyelam di sini. Namun tidak seru jika berliburnya Cuma sehari saja, anda bisa menghabiskan waktu beberapa hari disini dengan singgah di hotel-hotel terbaik di daerah Berau Sendiri, seperti :

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Kepulauan_Derawan
  • http://indonesia.travel/id/destination/430/kepulauan-derawan
Jul 23

Watu Ulo, Jember

Watu Ulo adalah sebuah pantai yang indah yang terletak di Kota kecil bernama Ambulo, Desa Sumberejo, sebelah selatan Kota Jember. Pantai ini merupakan tempat tujuan wisata favorit bagi masyarakat Jember ataupun sekitarnya. Watu Ulo sendiri dalam bahasa jawa berarti Batu dan Ular. Konon pantai ini mempunyai certita atau asal-usul terdahulunya mengenai keberadaan batu dan ular, namun itu hanya sekedar mitos yang berkembang di masyarakat, anda boleh mempercayainya ataupun tidak.

Terlepas dari itu semua, kawasan ini dijadikan sebagai obyek wisata yang banyak digemari kaum muda, berkeluarga atau juga dari wisatawan mancanegara. Mungkin karena sudah banyaknya masyarakat dan wisatawan yang tau lokasi ini, sehingga dalam acara tertentu baik hari besar ataupun tahun baru, pantai ini selalu padat dikunjungi wisatawan. Pada musim air pasang, ombak pantai nya cenderung besar sehingga dari pihak pengelola melarang pengunjung untuk mandi di pantai ini.

Disebut dengan Watu Ulo sendiri karena mengacu pada rangkaian batu karang dari pesisir pantai ke laut yang posisinya memanjang. Panorama alam keindahan pantai nya pun sangat cantik. Acara tradisi yang dilakukan disini adalah pada setiap 1 Syawal sampai dengan 10 Syawal yang merupakan acara tradisi dalam rangka memberikan hiburan bagi masyarakat Jember pada umumnya. Ada lagi acara lainnya yaitu Larung Sesaji Pantai Watu Ulo, yang diselelnggarakan pada tanggal 7 Syawal atau pada saat hari raya ketupat, ditujukan sebagai maksud untuk melampiaskan rasa syukur bagi penduduk Sumberrejo sendiri.
Pada zaman kependudukan Jepang, pegunungan di sekitar pantai ini dijadikan benteng pertahanan dan pengintaian bala serdadi sekutu yang mau menyusup ke daratan melalui pantai. Benteng Jepang yang berjumlah lima buah demikian disebut dengan Goa Jepang dan sekarang dijadikan obyek wisata juga yang banyak dikunjungi di sekitar Pantai Watu Ulo. Di samping Goa Jepang sendiri, sebelahnya Pantai watu Ulo juga terdapat Goa Lowo yang dihuni ratusan ribu kelelawar. Goa ini bisa dimasuki oleh wisatawan dengan menyusuri dan melewati pantai berpasir karena tempatnya yang sunyi dari keramaian, apalagi mengingat goa ini mempunyai kedalaman 100meter.

Obyek wisata Watu Ulo dapat ditempuh dengan menggunakan segala jenis transportasi, kendaraan pribadi roda dua dan roda empat pun juga bisa, karena jalan menuju kolasi ini sudah beraspal semua.
Banyak fasilitas yang disediakan disini, seperti areal berkemah, taman bermain, kios souvenir, kamar mandi, musholla, tempat parker, warung makan, dan juga tempat penginapan mulai dari penginapan yang disediakan penduduk sekitar ataupun hotel-hotel seperti :

Referensi :

  • http://www.wisatanesia.com/2010/05/watu-ulojember.html
  • http://www.ladangsastra.com/pantai-watu-ulo-jember/
Jul 19

Museum Tsunami, Aceh

Museum Tsunami Aceh adalah museum yang berada di Banda Aceh, didirikan untuk mengenang gempa bumi hebat yang terjadi di Samudra Hindia 2004 silam. Museum ini juga digunakan sebagai tempat pusat pendidikan dan tempat perlindungan dari Tsunami. Arsitekturnya di design oleh arsitek Indonesia yaitu Ridwan Kamil, terdiri dari tiga lantai. Ruangannya dilengkapi dengan ruangan audio visual untuk menonton film, pra tsunami, saat tsunami dan pasca tsunami. Berpuluh-puluh foto juga ditampilkan dari mulai kondisi Aceh sebelum, ketika, dan sesudah bencana Tsunami sendiri menerpa. tidak hanya itu, anda juga dapat mengetahui penjelasan mengenai bencana alam lainnya, sperti gunung meletu, gempa, dll. Dengan demikian anda juga pasti bisa merasakan ketika bencana tersebut menimpa.

Saat pertama anda mulai masuk ke dalam museum ini,anda akan langsung disambut oleh sebuah lorong panjang yang diiringi suara air. Lorong tersebut sangat gelap, anda akan diajak untuk menyelami betapa mengerikan dan menakutkannya situasi yang terjadi ketika Tsunami menerpa Bumi Serambi Makkah tersebut. Dengan ditemani pemandu, anda kemudian akan dibawa ke suatu ruangan yang bernama Memory Hall. di tempat tersebut anda akan melihat banyak foto tentang kejadian Tsunami yang menimpa pada saat itu. Foto-fotonya ditampilkan secara berurutan.

Tidak jauh dengan Memory Hall, anda kemudian akan diajak lagi untuk melihat sebuah ruangan yang bercahaya redup berbentuk bundar setinggi 30meter ke atas dengan atap berhias kaca patri berlafal tulisan “Allah”. Ruangan ini ditujukan adgar anda juga bisa merefleksikan perjuangan para korban tsunami saat itu. Suasana ketika akan mendadak jadi dramatis karena di sekeliling dindingnya ditempeli nama ribuan korban jiwa akibat tsunami, dan ruangan tersebut dinamakan dengan Ruang Roda.
Keluar dari tempat ini, anda akan melihat banyak foto lagi, tapi berbentuk besar atau raksasa dari artefak Tsunami sendiri. Seperti jam yang berdiri besar yang akan mati saat waktu menunjukkan pukul 08.17menit atau juga foto Masjid Raya Baiturrahman yang jatuh dan mati juga pada saat jam tersebut. Artefak lainnya adalah miniatur-miniatur tentang Tsunami, misalnya orang-orang yang sedang menangkap ikan di laut dan berbondong-bondong lari untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing saat gelombang menerjang mereka melebihi tinggi pohon kelapa, ataupun bangunan-bangunan rumah yang porak poranda oleh gempa sebelum datangnya air bah.

Selanjutnya naik ke lantai tiga, disana terdapat banyak sarana pengetahuan tentang gempa dan tsunami yang berbasis iptek. Diantaranya seperti sejarah dan potensi Tsunami di seluruh titik bumi. Selain itu juga ditampilkan simulasi 4d tentang kejadian Tsunami. Dan terdapat pula design ideal rancangan tata ruang bagi wilayah-wilayah yang mempunyai potensi Tsunami.
Diujung kunjungan anda di museum ini, anda bisa menikmati beberapa macam kue kering khas Aceh seperti keukarah, gulau tarek, ceupet kuet, dan lainnya di ruang souvenir. Terdapat juga baju-baju dan souvenir khan Kota Aceh seperti rencong, bros pinto, bros rencong dan masih ada banyak lagi.
Banyak fasilitas yang disediakan di museum ini, mulai dari kamar mandi sampai musholla. Jika anda ingin berlibur beberapa hari disini, anda tidak perlu khawatir. Karena lokasinya yang strategis bisa memudahkan anda untuk bermalam di hotel-hotel, seperti :

Referensi :

  • http://travel.kompas.com/read/2012/04/01/10291589/Kenangan.Tak.Terlupakan.Di.Museum.Tsunami.Aceh
  • http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2012/07/11/ada-apa-di-dalam-museum-tsunami-aceh/
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Tsunami_Aceh
Jul 18

Jembatan Ampera, Palembang

Jembatan Ampea adalah jembatan yang menghbungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. Jembatan ini berada tengah-tengah di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Jembatan Ampera sendiri menjadi semacam lambang kota Palembang. Sebelumnya jembatan ini akan di beri nama dengan sebutan Jembatan Soekarno, sebagai penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia tersebut. Panjangnya 1.117m, lebar 22m, tinggi 11.5m dari permukaan laut,tinggi menaranya 63m dan beratnya mencapai 944ton.

Pada awalnya, bagian tengah jembatan ini bisa diangkat ke atas agar tiang kapal yang lewat di bawah jembatan tidak tersangkut badannya jembatan.Bagian tengah badan jembatan dapat diangkat dengan peralatan mekanis. Namun sejak tahun 1970, aktivitas ini sudah tidak diberlakukan lagi. Alasannya karena pada saat pengangkatan jembatan ini dianggap dapat mengganggu arus lalu lintas di atasnya. Dan akhirnya pada tahun 1990, kedua bandul pemberat di menara jembatan ini diturunkan lagi guna menghindari jatuhnya kedua beban pemberat tersebut.

Arsitekturnya yang cantik dan indah serta pemandangan di atas jembatan yang beralaskan Sungai Musi ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berfoto atau hanya sekedar jalan-jalan. Saat lapar pun anda tidak perlu khawatir, karena di sekitar Sungai Musi sendiri juga merupakan tujuan wisata kuliner. Ada berbagai menu khas Palembang, seperti pempek dan masih banyak lagi. Keindahan Jembatan Ampera pun akan terasa sangat indah saat malam hari. Puluhan lampu yang cantik menghiasi jembatan ini. Jembatan Ampera sendiri menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Palembang. nama Ampera adalah kepanjangan dari Amanat Penderitaan Rakyat. Masyarakat Palembang menjadikan peluang obyek wisata ini sebagai sarana untuk berjualan di bawah jembatan dengan menggunakan kapal-kapal kecil. Ide untuk menyatukan dua daratan Seberang Ulu dan Seberang Ilir  di Kota Palembang ini sebetulnya sudah ada sejak tahun 1906an.

Berlibur ke sekitar obyek wisata ini memang sungguh menyenangkan, ditambah dengan penduduknya yang ramah tamah terhadap wisatawan baik yang lokal maupun yang mancanegara. Jika anda ingin berlibur beberapa hari di Kota Palembang sendiri anda tidak perlu khawatir, karena banyak transportasi umum yang bisa mengantarkan anda kemana saja atau ke obyek-obyek wisata yang ada di Kota Palembang. Untuk berlibur beberapa  hari pun anda tidak perlu khawatir karena banyak tempat penginapan yang disediakan oleh penduduk-penduduk sekitar. Hotel pun dari yang biasa sampai yang berbintang juga ada di kota Palembang sendiri, seperti :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Ampera
  • http://travel.detik.com/read/2012/04/27/102321/1902999/1025/belum-ke-palembang-jika-belum-menapaki-jembatan-ampera
Jul 17

Pulau Tidung, Jakarta

Pulau Tidung merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau ini terbagi menjadi dua yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Wilayah ini penggunaannya berkembang kearah bahari seperti penelitian terhadap terumbu karang. Pulau Tidung ini dihubungkan oleh jembatan yang lumayan panjang dengan sebutan Jembatan Cina, terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat, dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan dari Muara Angke dengan kapal penumpang. Di awal jembatan penghubung ini, anda akan menjumpai jembatan lagi yang cukup tinggi untuk melalui suatu cekungan laut yang agak dalam, dimana banyak anak kecil penduduk setempat yang memperagakan dengan indah suatu loncatan dari jembatan sebagai sarana bermain mereka. Sangat cukup menghibur wisatawan dan juga dapat mengundang keinginan anda untuk bisa bergabung dengan mereka untuk melakukan loncat indah di pantai biru tanpa ombak tersebut. Jembatan Cina adalah tempat yang tepat untuk menyaksikan terbitnya atau tenggelamnya matahari. Di penghujung jalan jembatan penghubung, menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove, masih indah untuk ditelusuri dengan bersepeda, atau pun jalan melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai yang pasirnya putih lembut, sangat indah pemandangannya.

Banyak aktivitas yang bisa anda lakukan di tempat ini, seperti

  • Jalan-jalan, anda bisa hanya berjalan-jalan saja di atas Jembatan cina menuju Pulau Tidung Kecil sambil melihat pemandangan yang berada di bawah air laut.
  • Bersepeda, hanya dengan biaya yang terjangkau, anda sudah dapat bersepeda mengelilingi pulau Tidung Besar. Suasana di Pulau Tidung Besar ini berbeda dengan suasana perkotaan Jakarta. Disini suasananya masih asri, masih banyak ditumbuhi pepohonan yang rinang di sekitar jalan.
  • Snorkling, anda tidak perlu khawatir jika ingin bermain snorkeling di sini, karena airnya sangat jernih dapat membuat anda melihat aneka makhluk hidup yang ada di bawah air beserta terumbu karang yang ada. Untuk menikmati pemandangan yang ada, anda juga dapat menyewa perahu agar dapat sampai di beberapa spot bawah laut yang indah.
  • Banana Boat dan Kano, anda bisa menikmati permainan air yang satu ini, karena pantainya yang dangkal dan airnya yang cukup jernih.

 

 

 

 

 

 

 

 

Waktu terbaik untuk berkunjung Ke Pulau Tidung, adalah saat Bulan April hingga Oktober. Pada waktu tersebut adalah waktu dimana cuacanya mendukung atau cuacanya sangat cerah.
Akses untuk sampai ke Pulau Tidung ini cukup mudah. Akses yang mudah adalah lewat jalur daratan Jakarta, yaitu Muara Angke. Anda bisa menemukan kapal-kapal kayu bermotor dan berlantai dua yang biasa menjadi sarana pengunjung untuk menyeberang ke Pulau Tidung sendiri. Butuh waktu sekitar 2 jam an untuk mencapai pulai ini. Di Pulau Tidung sendiri banyak terdapat fasilitas, seperti  tempat makan, ataupun tempat menginap milik penduduk setempat. Jika ingin yang lebih mewah lagi, anda bisa reservasi ke hotel-hotel yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Pulau Tidung sendiri, seperti :

Referensi :

  • http://www.utiket.com/id/obyek-wisata/jakarta/58-pulau_tidung.html
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Tidung,_Kepulauan_Seribu_Selatan,_Kepulauan_Seribu
Jul 16

Kawah Putih, Bandung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Di Kota Bandung, tepatnya di Bandung Selatan ada beberapa obyek wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Kawah Putih salah satunya atau yang biasa masyarakat sebut dengan Situ Patenggang. Obyek wisata ini berada di daerah Ciwidey. Pemandangannya sangat indah, dan udaranya yang dingin. Di atas gunung terdapat hamparan pasir yang berwarna putih dan di tengahnya terdapat danau yang berwarna hijau sehingga menjadi suatu pemandangan yang cukup kontras. Konon tempat yang indah ini dulunya ditemukan oleh seorang Belanda yang bernama Dr.Franz WJ. Beliau tidak percaya dengan cerita penduduk sekitar yang mengatakan bahwa di daerah gunung tersebut sangat angker. Sehingga tidak ada satupun hewan yang lewat, bahkan burung yang melintasinya saja bisa mati. Kawah Putih merupakan sebuah kawah di ketinggian 2.225meter di atas permukaan laut. Dengan keberadaannya tersebut, tentu udara di sekitarnya sangat sejuk dan angin yang berhembusnya pun cukup kencang. Dulunya kawah ini merupakan bekas letusan dari Gunung Patuha atau yang dianggap gunung tertua di Bandung.

Selain kawahnya yang cantik, di sini anda akan juga menjumpai hal yang menarik. Ada seorang bapak-bapak yang bermain kecapi denga merdunya di bawah pepohonan yang rindang. Yang dimainkan pun lagu-lagu sunda. Di sini pun juga terdapat sebuah gua, meskipun termasuk gua kecil, tetapi pengunjung belum diperbolehkan untuk memasukinya. Anda bisa sedikit menaiki gunung-gunung di sekitarnya. Di gunung ini anda akan juga menemukan pohon-pohon kering dan banyak ranting-ranting yang berjatuhan dengan batu-batu kecil. Anda juga bisa melihat kawah dari atas. Kawah disinipun cukup luas. Warna airnyapun bisa berubah-ubah tergantung cahaya matahari. Asap yang keluar dari air belerang terkadang timbul sehingga menghalangi pandangan anda. Airnya juga menimbulkan bau belerang. Maka dari itu ada beberapa titik pada kawah ini yang dipasangi peringatan agar tidak terlalu dekat untuk menghindari keracunan asap belerang. Kawah ini pun juga akan memberikan anda pengalaman yang berbeda. Anda akan seolah-olah berada di salju karena view nya yang putih. Anda juga dapat merasakan seperti berada di pantai karena airnya yang berwarna hijau kebiruan, dan pohon-pohon yang sebagian besar hanya tinggal batangnya dan sudah kering turut serta menciptakan suasana yang berbeda. Di sini banyak terdapat batu-batu besar yang indah sehingga obyek wisata ini kerap digunakan sebagai tempat favorit bagi para calon pengantin untuk melakukan foto prawedding.

Tidak ada salahnya  jika anda berlibur ke Kota Bandung dengan mampir atau berkunjung ke kawasan ini, Sekitar lokasi inipun banyak terdapat beebrapa penginapan, losmen bahkan hotel. Hotel-hotelnya pun bisa anda jumpai di pusat ota Bandung atau malah sudah masuk ke lokasi-lokasi yang dekat dengan perkampungan penduduk, seperti :

Referensi :

  • http://www.wijanarko.net/2011/12/kawah-putih-objek-wisata-cantik-di.html
  • http://www.jalanjajanhemat.com/2007/07/kawah-putih-dan-situ-patengan-bandung/
Jul 14

Taman Safari, Bogor

 

Taman Safari Indonesia adalah tempat wisata yang berwawasan lingkungan dan berorientasi habitat satwa pada alam bebas. Tempat wisata ini sangat cocok sebagai wisata keluarga. Lokasinya berada di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat atau lebih dikenal dengan sebutan kawasan Puncak. Taman Safari ini dibangun pada tahun 1980 di sebuah perkebunan teh yang sudah tidak digunakan lagi. Taman ini menjadi penyangga Taman Nasional Guung Gede Pangrango yang terletak pada ketinggian 900-1800m di atas permukaan laut. Ditetapkan sebagai Obyek Wisata Nasional oleh Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi dan diresmikan menjadi Pusat Penangkaran Satwa Langka pada tanggal 16 Maret 1990. Di wisata ini anda tidak hanya dapat menikmati keindahan alam dan beragam binatangnya saja, tetapi anda juga dapat berinteraksi langsung saat hewan-hewan tersebut yang sedang berkeliaran bebas. Anda pun dapat menikmati keindahan alam dan keanekaragaman hewan-hewannya dengan menggunakan mobil pribadi atau bus yang sudah disediakan oleh panitia Taman Safari sendiri.

Taman Safari Bogor memiliki banyak koleksi satwa. Ada lebih dari 2.500 satwa dengan ratusan spesies yang beraneka ragam. Berbagai hewan lokal yang menghuni obyek wisata ini adalah komodo, bison, badak, beruang madu, gajah, anoa, harimau putih, dll. Saat anda memasuki obyek wisata ini, anda akan melihat pepohonan yang rindang dan merasakan udaranya yang sangan dingin dan sejuk. Pengalaman ini akan menjadi pengalaman yang menarik buat anda dan keluarga anda bersama satwa-satwa liar di alam yang terbuka. Setelah puas menikmati beragam satwa yang bermain bebas, anda dapat menikmati atraksi satwa, mulai dari anjing, kambing bahkan orang utan. Anda juga dapat mengunjungi pelatihan hewan, taman burung, kebun bayi binatang, menunggang gajah dan kuda atau juga bisa melihat pertunjukan koboi yang ada di Wild-Wild West. Tempat menarik lainnya yang sayang jika tidak dikunjungi adalah Baby Zoo, dimana anda bisa memeluk bayi satwa dan berfoto bersama mereka.

Fasilitas yang disediakan oleh panitia Taman Safari sendiri cukup banyak, ada bus safari, danau buatan, sepeda air, kano, kolam renang dengan seluncur ombak, kincir raksasa, kereta api mini yang melintasi perkampungan ala Afrika, taman burung Baby Zoo,  gajah tunggang, komedi putar, pentas sirkus, area gocart, bom bom car, children play ground, rumah setan, kesenian tradisional, dan sulap di panggung terbuka Balai Ruyung Safari. Anda pun tidak perlu khawatir jika tidak membawa bekal dari rumah, karena di obyek wisata ini juga banyak terdapat tempat makan, penginapan pun banyak mulai dari penginapan rumah sampai hotel-hotel yang berbintang, seperti :

Referensi :

  • http://indonesia.travel/id
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Safari_Indonesia