Dec 15

Bintan Resort

Pulau Bintan merupakan pulau yang berada di provinsi Kepulauan Riau dimana disini terdapat Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Pulau ini mempunyai dua pemerintahan yaitu Pemerintag Kota Tanjung Pinang yang terletak di Senggarang dan Tanjung Pinang sedangkan pemerintah Kabupaten Bintan terletak di Bandar Seri Bintan dan Pulaun ini berdekatan dengan Negara Singapura. Bintan adalah pulau terbesar di Kepulauan Riau yang terdiri dari tiga ribu pulau besar dan kecil yang terbentang di sebrang Singapura dan Johor Baru, Malaysia. Pulau ini melebar dari Malaka ke Laut Cina Selatan. Tanjung Pinang merupakan Ibu Kota provinsi ini yang terletak di pantai Barat selatan Bintan.
Tujuan wisatawan berlibur di Pulau Bintan adalah karena pantai yang spektakuler di utara pulau dengan luasnya 23.000 hektar di atas pasir putih yang menghadap ke Laut Cina Selatan. Pulau ini juga memiliki riwayat yang menarik di Tanjung Pinang dan Penyengat yang menawarkan surfing, berpetualang dan ekowisata untuk keluarga ataupun pelajar tetapi juga ideal untuk bersantai dan kesehatan. Sementara bagi anda yang suka menyelam di Kepualuan Anambas Laut Cina Selatan, menawarkan lokasi menyelam yang masih alami dan dapat dijangkau dari Bandara Tanjung Pinang sedangkan Kepulauan Natuna dapat dijangkau dari Batam. Tidak heran jika pada abad ke 18 pedagang dari Eropa, Belanda, Portugis dan Inggris saling bertarung memperebutkan pulau ini.
Dengan menggunakan kapal feri, perjalanan dari Dermaga Telaga Punggur, hanya memakan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai pulau ini. Sedangkan dari terminal Feri tanah Merah di Singapura hanya butuh waktu 55 menit. Dekatnya pulau ini dengan Batam dan Singapura memang menjadi daya tarik tersendiri di pulau ini. Tetapi sejatinya pulau ini sendiri memiliki banyak daya pikat. Keindahan alamnya pun dan kemilau pasir putih, birunya air laut, rimbunan pepohonan yang membuat Pulau Binta begitu cantik.
Pengelola Bintan Resort sendiri mengubah lahan seluas 23ribu hectare menjadi surge bagi wisatawan. Berbagai potensi nya terhampar sangat baik. Pengelolanya membangun sedikitnya tujuh resort dengan berbagai fasilitas yang berbeda seperti, golf, olahraga air, dan spa. Anda yang hobi berpetualang di bawah air juga akan terpuaskan disini dari mulai bermain banana boat, parasailing, windsurfing dan kayaking. Bahkan yang anda hobi memancing pun juga tidak perlu khawatir. Untuk yang nerhobi menjelajah alam disini juga bisa mountain bike ataupun tracking ke Gunung Bintang.
Bagi anda yang ingin berwisata di daerah ini untuk beberapa hari, anda tidak perlu khawtir karena di sekitar sini sudah bnayak terdapat resort resort atau pun penginapan yang sudah disediakan oleh para warga setempa. Namun jika nada ingin menginap di hotel, anda tidak perlu khawatir karena banyak hotel yang terdapat di sekitar sini, seperti :

 

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Bintan
  • http://www.resep.web.id/traveling/pulau-bintan-riau-nikmati-kemilau-pasir-putih-bintan.htm
Oct 08

Pulau Bintan, Riau

Pulau Bintan adalah pulau terbesar yang ada di Kepulauan Riau, terdiri dari hampir 3.000 pulau besar dan kecil. Terbentang di seberang Negara Singapura dan Johor Baru Malaysia. Pulau ini melebar dari Malaka ke Laut Cina Selatan. Secara strategis pulau ini terletak di Semenanjung Selatan Malaysia. Tujuan lokasi wisata disini adalah Bintan Resor, merupakan destinasi wisata berupa pantai yang spektakuler di utara pulau dengan luas 23.000hektar di atas pasir putih yang menghadap ke Laut Cina Selatan. Dan pulau ini juga menawarkan kesempatan untuk surfing, bertualang dan ekowisata utuk para pelajar, keluarga, tapi juga ideal untuk bersantai dan kesehatan. Sejatinya pulau ini juga memiliki banyak daya pikat seperti keindahan alamnya, kemilau pasir putih, rimbunnya pepohonan, dan birunya air laut yang membuat Pulau Bintan tampak semakin indah.
Di pantai barat Bintan terdapat Tanjung Pinang yang dahulunya merupakan kota sunyi tetapi saat ini merupakan ibu kota provinsi yang sibuk. Di sini anda akan menemukan rumah kuno panggung yang menarik di Senggarang, di sini juga terdapat beberapa candi Bundha temasuk candi kuno yang dinaungi oleh pohon bayan yang besar dan rindang. Di seberangnya berjarak 15menit dari Tanjung Pinanag terdapat pulau kecil Penyengat yang dahulunya merupakan tempat kedudukan ratu Kerajaan Johor-Riau dan asal bahasa melayu asli, dasar Bahasa Indonesia. Di tempat ini berdiri Masjid Sultan Riau yang merupakan bukti keemasan Sultan Johor-Riau. Sebelum mendekati pulaunya, anda akan melihat menara masjid lalu mengintip dari atas kuning kehijauan seperti sebuah istana di dalam dongeng. Penyengat adalah sebuah makam Kerajaan Sultan terakhir Riau, sedangkan keturunan sultannya sendiri masih tinggal di pulau sampai sekarang.
Bagi anda yang mempunyai hobi menjelajah alam, Bintan Resort menyediakan fasilitas untuk menyalurkan hobi anda lewat mountain bike atau trackingcke Gunung Bintan yang berada pada ketinggian sekitar 340meter. Dan yang datang memang sebagian besar berasal dari turis mancanegara. Tidak hanya keindahan alamnya, Pulau Bintan juga memiliki kekayaan hayati yang layak dibanggakan. Sebagai pulau yang berada di daerah tropis, pulau ini memiliki ekosistem yang unik beragam flora dan fauna.

Untuk menuju lokasi ini dapat menggunakan kapal feri, perjalanan bisa dimulai dari Dermaga Telaga Punggur yang hanya memakan waktu 45menit menuju Pulau Bintan. Sedangkan dari tanah merah Singapura hanya memerlukan waktu 55menit.
Makanan andalan disini adalah seafood, yang masih segar dan cukup murah disajikan di restaurant panggung kuno yang menghadap ke laut. Banyak juga kios-kios yang menjual souvenir khas Pulau Bintan sendiri. Untuk penginapannya sendiri banyak terdapat resort-resort yang cukup bagus dengan view mwnghadap ke pantai, ataupun penginapan rumahan yang disediakan di rumah penduduk sekitar. Ataupun jika anda ingin menginap di hotel, anda bisa dengan mencarinya di pusat Kota Riau seperti :

Referensi :

  • http://www.indonesia.travel/id/destination/63/pulau-bintan/toeat
  • http://www.resep.web.id/traveling/pulau-bintan-riau-nikmati-kemilau-pasir-putih-bintan.htm
Jun 06

Candi Muara Takus, Riau

Candi Muara Takus adalah sebuah situs candi Budha yang terletak di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto, Kabupaten Kampar, Riau. Candi ini berjarak kurang lebih 135 kilometer dari Kota Pekanbaru. . Candi Muara Takus adalah situs candi tertua di Sumatera yang merupakan satu-satunya situs peninggalan sejarah yang berbentuk candi di Riau. Para pakar belum dapat menentukan secara pasti kapan situs candi ini didirikan, namun candi ini telah ada pada zaman keemasan Sriwijaya, sehingga beberapa sejarahwan menganggap kawasan ini merupakan salah satu pusat pemerintahan dari Kerajaan Sriwijaya. Candi ini dibuat dari batu pasir, batu sungai dan batu bata. Berbeda dengan candi yang ada di Jawa, bahan pembuat Candi Muara Takus khususnya tanah liat, diambil dari sebuah desa yang bernama Pongkai. Bangunan utama di kompleks ini adalah stupa yang besar berbentuk menara yang sebagian besar terbuat dari batu bata dan sebagian kecil batu pasir kuning. Di dalam situs candi ini terdapat bangunan candi yang disebut dengan Candi Tua, Candi Bungsu, Stupa Mahligai serta Palangka. Selain bangunan tersebut di dalam kompleks ini ditemukan pula gundukan yang diperkirakan sebagai tempat pembakaran tulang manusia. Sementara di luar situs ini terdapat pula bangunan-bangunan bekas yang terbuat dari batu bata dan belum bisa dipastikan jenis bangunannya. Ciri lain yang menunjukkan bangunan suci ini adalah bentuk stupa. Stupa sendiri berasal dari seni India awal, hampir merupakan anak bukit buatan yang berbentuk setengan lingkaran tertutup dengan bata atau timbunan dan diberi puncak meru. Stupa adalah cirri khas bangunan suci agama Budha dan berubah-ubah bentuk dan fisiknya dalam sejarahnya. Candi Muara Takus ini memiliki stupa yang berdiri sendiri atau berkelompok tapi masing-masing sebagai bangunan pelengkap. Stupa yang memiliki ornament sebuah roda dan kepala singa.  Arsitekturnya sangatlah unik karena tidak ditemukan di tempat lain di Indonesia. Patung singa sendiri secara filosofis merupakan unsure hiasan candi yang melambangkan aspek baik yang dapat mengalahkan aspek jahat atau aspek terang dan dapat mengalahkan aspek jahat. Dalam ajaran agama Budha motif hiasan singa dapat dihubungkan maknanya dengan sang Budha, hal ini terlihat dari julukan yang diberikan kepada sang Budha sebagai singa dari keluarga Sakya. Serta ajaran yang disampaikan oleh sang Budha juga diibaratkan sebagai suara yang terdengar keras di seluruh penjuru mata angin.
Jika anda ingin berlibur di situs candi ini anda tidak perlu khawatir, karena sekitar situs ini banyak terdapat restaurant, kios penjual makanan ringan, kios penjual souvenir juga ataupun beberapa penginapan atau hotel, contohnya seperti :

Referensi :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Muara_Takus
  • http://blog.travelpod.com/travel-photo/venoth/54/1271641707/candi-muara-takus-riau-sumatra.jpg/tpod.html
  • http://www.pekanbaruriau.com/2008/07/candi-muara-takus-wisata-riau.html