Gedung Negara Grahadi, Surabaya

Share Button

Gedung Negara Grahadi merupakan sebuah gedung di Surabaya yang dibangun pada tahun 1795 pada masa Residan Dirk Van Hogendorps. Pada awalnya gedung ini menghadap ke Kalimas di sebelah utara, sehingga pada sore hanrinya pengunjung dapt melihat perahu-perahu yang menelusuri sungai tersebut. Perahu-perahu ini jga dimanfaatkan untuk sarana transportasi karena mereka datang dan pergi naik perahu. Pada tahun 1802 gedung ini diubah letaknya dengan menghadap ke selatan seperti terlihat sekarang ini. Dan sekarang gedung ini difungsikan sebagai Rumah Dinas Gubernur Jawa Timur. Pada awalnya Grahadi ini berlokasi di pinggiran kota dan digunakan sebagai rumah kebun untuk peristirahatan pejabat Belanda. Sekarang tempat ini bisa digunakan untuk pelantikan pejabat dan upacara peringatan Hari Nasional seperti Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Setiap tanggal 17 setiap bulannya diadakan upacara penaikan bendera merah putih yang dilakukan oleh para pelajar atau mahasiswa bahkan kelompok masyarakat di Surabaya. Dan sejak tahu 1991 Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah membuka gedung ini untuk tempat wisata bersama.
Bangunan peninggalan kolonial ini kini sudah berusia lebih dari 200 tahun tetapi sampai saat ini masih tetap terlihat anggun dan terpelihara denagn baik. Berlokasi di Jl Gubernur Suryo no 7 Surabaya yang berhadapan langsung dengan Monumen Suryo. Terdiri dari dua lantai dengan gedung utama seluas 2,106 meter persegi, bangunan penunjang seluas 4,126meter persegi yang didirikan di atas tanah seluas 1,6 ha. Memiliki empat pilar penyangga balkon depan dan delapan pilar di teras selasarnya. Pagar betonnya telah digantikan dengan dinding tembok dihias relief di sepanjang permukaan yang menggambarkan perjuangan rakyat Surabaya semasa revolusi kemerdekaan.
Pada teras depan diisi beberapa set meja dan kursi antik, dihiasi lampu-lampu gantung yang menjadi penerang pada malam hari, dan pilar-pilar dengan ornamen keemasan. Tiga pasang pintu jati tinggi yang berdaun ganda tampak diapit oleh jendela kaca bening dengan memberi kesan mewah berwibawa. Ada pula sepasang rumah-rumahan kecil yang terbuat dari kayu jati berukir indah yang biasa digunakan sebagai tempat menyimpan ayam bekisar atau sejenis unggas lainnya. Pada lorong teras depan dipasang marmer pada lantai serta pilar-pilar beton yang berjajar rapi. Di depan gedung terdapat deretan pohon tinggi palm serta halaman rumput hijau segar yang dipotong rapi sehingga menciptakan pemandangan yang sangat asri. Gedung Grahadi ini sendiri mempunyai kamar sekelas hotel berbintag lima yang pernah digunakan oleh Presiden Susilo dan Wpres Busiono pada kesempatan yang berbeda. Namun jika anda ingin menginap di hotel lainnya mulai dari hotel kelas melati sampai berbintang seperti:

Referensi:

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Grahadi
  • http://thearoengbinangproject.com/2012/03/gedung-grahadi-surabaya/
Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *