Kenalan dengan Para Buaya Di Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Share Button

taman-buaya-asam-kumbang-medanTravelers termasuk pecinta reptil bukan? Reptil apa aja yang kalian suka? Buaya termasuk di dalamnya gak? Nah, kalau travelers termasuk salah satu yang menyukai dan tertarik dengan salah satu binatang buas di perairan ini, jangan lewatkan kunjungan ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang saat berkunjung ke Medan. Karena di sana travelers bisa mengenal buaya lebih mendalam. Dan untuk kebutuhan akomodasi travelers selama liburan di kota Melayu Deli, ada banyak hotel murah di Medan yang bisa travelers gunakan, mulai dari yang standar hingga berbintang lima tersedia. Yang nyari hotel syariah, Medan pun menyediakan. Atau kalau gak mau ribet mikir harus nginap dimana, mau keliling-keliling pakek apa, ataupun nyari pemandu buat nemanin jelajahi kota Medan, mending travelers gabung aja di tour Medan. Liburan travelers pun jadi lebih mudah, murah, dan menyenangkan.

penangkaran buaya medanBerkunjung ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang akan membuat liburan travelers ke Medan terasa berbeda dan tentunya tak kalah menarik dengan tempat wisata yang lain. Meski dari luar penampakan penangkaran ini seperti biasa. Penangkaran Buaya Asam Kumbang bahkan menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Medan kala berlibur. Karena tempat ini cukup berbeda dengan tempat penangkaran pada umumnya yang terkesan kotor dan tak menarik. Kebersihan Penangkaran Buaya Asam Kumbang begitu terjaga yang membuat siapa saja yang bertandang ke sana merasa nyaman. Selain itu buaya yang ada di sini juga bukan sembarang buaya karena yang ada di Penangkaran Buaya Asam Kumbang merupakan buaya terbesar yang ada di Indonesia. Tak tanggung-tanggung ada sekitar 2.800 buaya yang ada di penangkaran ini. Buaya-buaya tersebut memiliki beragam ukuran dan umur yang berbeda. Bahkan ada yang telah berumur 40 tahun lebih loh. Keren bukan 🙂 Karenanya Penangkaran Buaya Asam Kumbang pun menjadi penangkaran buaya terbesar, tidak hanya di Indonesia namun juga di Asia Tenggara.

penangkaran buaya medanUntuk bisa menampung buaya-buaya tersebut, penangkaran yang berada di Jalan Bunga Raya No.54, Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang ini memiliki luas mencapai 2 hektar. Buaya-buaya ini ditempatkan dalam sejumlah kolam dimana airnya berwarna hijau karena lumut. Masing-masing kolam diisi 10 ekor buaya berdasarkan persamaan umur mereka. Meski terlihat diam tak bergerak layaknya patung, namun ternyata buaya-buaya ini dalam posisi siaga loh, jadi tetep harus berhati-hati kala melihatnya. Jangan melemparkan apa pun kepada buaya, apalagi sampai mendekatinya tanpa pantauan para pengawas. Dan untuk menghindari pengunjung yang nekat masuk ke dalam kolam, kolam-kolam ini pun dibuat dengan tembok pemisah yang dilengkapi dengan jaring-jaring pengaman. Selain itu ada pula kamera CCTV yang digunakan pengelola untuk mengawasi gerak-gerik buaya dan pengunjung. Hal ini juga untuk menghindarkan pengunjung dari sikap yang bisa membahayakan buaya, seperti melemparkan makanan sembarangan ke dalam kolam buaya karena bisa mengganggu kehidupan para buaya.

Lo Tham MUkPenangkaran Buaya Asam Kumbang sendiri pertama kali dibangun oleh Lho Than Muk, seorang etnis Tionghoa asal Aceh. Kala itu ia menemukan buaya di sebuah sungai. Lantaran kasihan Lho Tan Muik kemudian merawat buaya tersebut. Sampai saat kemudian ia ke Medan dan mendirikan peternakan buaya dengan dana pribadinya. Dan peternakan ini pula yang menjadi awal dari Penangkaran Buaya Asam Kumbang. Penangkaran ini pun ia buka untuk umum hanya dengan biaya retribusi sekedar Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Murah bukan travelers, tapi pengalaman yang bisa travelers dapatkan mengenai buaya ini buanyak banget. Uda gitu Penangkaran Buaya Asam Kumbang juga cukup dekat dari pusat kota, hanya berjarak 5 km dari kota Medan. Jadi yang mau kenalan dengan buaya, wajib datang deh ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang.

Refrensi:

http://www.pariwisatasumut.net/2014/12/penangkaran-buaya-asam-kumbang-di-medan.html

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *