Lima Tempat buat Peringati Hari Pahlawan

Share Button

DP-BBM-Selamat-Hari-PahlawanSelamat hari pahlawan travelers … Tanggal 10 November memang tanggal yang spesial dalam sejarah negeri kita tercinta. Dimana di tanggal ini salah satu peristiwa heroic kembali terjadi pasca revolusi kemerdekaan Indonesia. Tanggal 10 juga menjadi tanggal penting bagi arek-arek Suroboyo karena di tanggal inilah para pendahulu mereka berjuang secara mati-matian demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nah kalo kamu ngaku arek Suroboyo tapi masih suka malas-malasan buat bela negara, masih banyak alasan buat cinta Indonesia, yuk buruan dah keliling ke tempat-tempat yang menjadi lokasi dalam perang 10 November. Gak cuma ngasi kamu pemandangan keren namun tempat-tempat ini juga bakal ngajarin kamu salah satu sejarah penting dalam negeri ini dan yang penting bisa bangkitin semangat kamu buat lebih mencintai Indonesia dan menghargai peran penting para pahlawan.surabaya-tugu-pahlawan

Stadion Gelora 10 November

geloraTanggal 10 November gak hanya diabadikan sebagai hari pahlawan namun juga ditetapkan sebagai nama dari lapangan sepak bola yang ada di Kecamatan Tambaksari. Stasion ini memiliki peran penting bagi dunia sepak bola, terutama untuk pecinta sepak bola di Surabaya. Karena di lapangan berkapasitas 35.000 penonton ini ada banyak kenangan yang diciptakan para bonek mania, termasuk salah satunya kala menjadi tuan rumah dalam event nasionla PON VII 1969. Namun ternyata kenangan yang ada di markas besar tim kebanggaan Surabaya, Persebaya, ini tidak hanya menjadi milik para bonek mania. Karena secara umum para arek-arek Suroboyo juga memiliki kenangan yang tak kalah penting dan memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. Dimana lapangan yang sebelumnya bernama Lapangan Tambaksari tersebut menjadi tempat rapat raksasa bagi Barisan Pemuda Surabaya. Rapat ini membahas mengenai upaya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Para pemuda ini kemudian mengibarkan bendera merah-putih sesuai instruksi dari pemerintah pusat.

gedung-nasionalGedung Nasional Indonesia

Membahas mengenai rapat besar yang dilakukan di Lapangan Tambaksari tak terlepas dari rapat yang sebelumnya dilakukan di Gedung Nasional Indonesia. Gedung yang berada di Jalan Bubutan, Surabaya Pusat, merupakan gedung yang didirikan atas prakarsa dari Dr. Soetomo. Sejak awal gedung ini memang dibangun sebagai tempat untuk rapat organisasi-organisasi pergerakan, termasuk salah satunya kala rapat sebelum peristiwa pengibaran bendera merah-putih di seluruh area Surabaya.

Area sekitar Kebun Binatang Surabaya dan Jembatan Wonokromo

kali jagirSiapa sangka di jalan yang senantiasa dipadati kendaraan ini juga pernah menjadi tempat para arek Suroboyo menghadang pasukan sekutu yang berusaha untuk menguasai kembali kota Surabaya. Tak tanggung-tanggung ada dua pleton pasukan yang hendak berkuasa di daerah sekitar Kebun Binatang Surabaya. Untuk menghadang pasukan tersebut, Mayjen Jonosewojo memerintahkan Batalion Bambang Joewono untuk menghadang. Tak hanya itu laskar rakyat juga melakukan hal yang sama mulai dari pinggiran Sungai Wonokromo, dekat Jembatan Wonokromo, dan juga jalan sekitarnya.

Hotel Majapahit Surabaya

hotel majapahitHotel bintang 5 yang ada di Jalan Tunjungan ini merupakan salah satu dari saksi bisu heroiknya peristiwa perang 10 November yang masih bisa disaksikan hingga saat ini. Hotel yang memiliki nilai historis yang cukup tinggi ini sempat mengalami beberapa kali pergantian nama, mulai dari LSM, Hotel Oranye, Hotel Yamato, Hotel Hoteru, dan hingga kini bernama Hotel Majapahit. Sejak awal hotel ini memang telah menjadi penginapan kelas atas. Dan kala bernama Hotel Yamato itulah peristiwa yang luar biasa terjadi di sini. Peristiwa tersebut dimulai kala ada sejumlah pihak yang tanpa meminta iji keresidenan mengibarkan bendera Belandaj di hotel tersebut. Arek-arek Suroboyo yang marah akhirnya mengepung hotel tersebut. Namun pihak keresidenan Surabaya berusaha meredam mereka dengan mencoba melakukan perundingan dengan pihak Belanda untuk melepaskan bendera tersebut. Namun perundingan tersebut gagal hingga akhirnya memaksa arek-arek Suroboyo menerobos masuk ke hotel hingga terjadi perkelahian di area lobi. Sebagian pemuda yang berhasil naik ke atas dimana bendera tersebut berkibar akhirnya merobek benda tersebut hingga hanya tersisa warna merah dan putih saja. Untuk bisa mengenang peristiwa tersebut pihak Hotel Majapahit Surabaya juga memberikan layanan tour, tidak hanya untuk para tamu namun juga untuk masyakarat umum.

Tugu Pahlawan dan Museum Perjuangan 10 November

tugu pahlawanDan tempat terakhir yang patut dikunjungi adalah Tugu Pahlawan. Monumen yang dibangun sebagai bentuk peringatan peristiwa 10 November dan mengenang semangat arek-arek Suroboyo ini berdiri di area seluas 1,3 hektar dan berdiri tak jauh dari Gedung Gubernur Jawa Timur. Monumen setinggi 45 yard ini berhasil dibangun dalam waktu 40 jam nonstop. Dan dengan berdirinya monument ini pula ditetapkan tanggal 10 November sebagai hari pahlawan nasional. Tak hanya bisa melihat kemegahan monument ini, tapi travelers juga bisa flash back kembali masa-masa perang tersebut dengan berkunjung ke museum yang berada di bawah tugu. Di museum ini dipajang sejumlah foto-foto pembangunan tugu dan juga peristiwa heroic yang menjadi dasar penetapan hari pahlawan.

Buat tau sejarah Surabaya yang lain bisa ikutan tour Surabaya. Biar gak pusing juga mikrin hotel murah di Surabaya apa aja yang bisa dipakek selama liburan di sana.

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *