Masjid Ampel, Surabaya

Share Button

Masjid Ampel adalah masjid kuno yang letaknya di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Luasnya 120×180 meter persegi dan didirikan pada tahun 1421 oleh Sunan Ampel dan di dekatnya pula terdapat kompleks pemakaman Sunan Ampel sendiri. Masjid yang saat ini juga menjadi salah satu objek wisata religi di Kota Surabaya, juga dikelilingi bangunan berasitektur Tiongkok dan Arab. Di samping kiri halaman masjid terdapat sumur yang diyakini merupakan sumur yang bertuah dan biasanya digunakan oleh mereka yang meyakininya untuk penguat sumpah atau janji. Masjid ini merupakan masjid tertua ke tiga di Indonesia yang dahulunya tempat ini menjadi tempat berkumpulnya para ulama untuk membahas penyebaran Islam di tanah Jawa.
Di kompleks Masjid Ampel ini juga terdapat makam Mbah Sonhaji atau Mbah Bolong dan juga Mbah Soleh atau pembatu Sunan Ampel yang dahulunya bertugas membersihkan Masjid Sunan Ampel. Selain itu di kompleks ini juga terdapat makam seorang Pahlawan Nasional, KH Mas Mansyur yang kondisi makamnya sangat bersahaja setara dengan makam-makaam keluarganya yang hanya ditandai dengan sebuah batu nisan di atas tanah yang datar. Kompleks ini juga dikelilingi tembok besar setinggi 2,5 meter. Makam Sunan Ampel sendiri bersama istri dan lima kerabatnya dipagari baja tahan karat setinggi 1,5 meter dan melingkar seluas 64 meter persegi. Khusus makam Sunan Ampel saja yang dikelilingi pasir putih. Di sekeliling masjid terdapat lima gapura yang merupakan Rukun Islam. Pintu gerbang yang pertama bernama Gapuro Munggah. Setelah melewati Gapuro Munggah anda akan melewati Gapuro Poso yang terletak di sebelah selatan masjid. Lalu anda akan memasuki halaman masjid yang tampak bangunan yang megah dengan menara yang menjulang tinggi. Gapuro berikutnya adalah Gapuro Ngamal, disini orang-oraang akan bersodaqoh. Selanjutnya Gapuro Madep yang letaknya persis di sebelah barat bangunan induk masjid. Dan gapuro yang kelima adalah Gapuro Paneksen yang merupakan pintu gerbang masuk ke makam.
Keistimewaannya disini adalah karena bangunannya yang sudah tua namun masih terpelihara dengan baik. Struktur bangunan dengan tiang-tiang penyangga yang berukuran besar dan tinggi terbuat dari kayu serta arsitektur langit-langitny yang kokoh sehingga menjadikan masjid ini sebagai wisata dan ziarah yang tidak pernah sepi oleh pengunjung apalagi saat Bulan Ramadhan. Di sini juga terdapat sumur bersejarah yang sekarang sudah ditutup dengan besi. Sebagian meyakini air dari sumur ini memiliki kelebihan seperti air zam-zam dari Mekkah. Banyak pengunjung yang minum dan kemudian membawanya pulang. Untuk masuknya pun tidak dikenakan biaya apapun. Tersedia parkir yang luas, penjual makanan atau minuman sampai penjual souvenir yang dijajakan oleh para pedagang di sekitar masjid. Anda juga tidak perlu khawatir jika ingin mencari hotel seperti:

Referensi:

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Ampel
  • http://bujangmasjid.blogspot.com/2010/08/masjid-sunan-ampel-surabaya.html
Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *