Museum Geologi, Bandung

Share Button

Museum Geologi awalnya merupakan lab milik Belanda yang mempunyai beraneka ragam koleksi bebatuan, meteroit, mineral, fosil dan artefak yang telah dikumpulkan sejak tahun 1850an. Pada tanggal 16 Mei 1929 museum ini diresmikan menggunakan nama Geologisch Museum. Koleksi di dalamnya setiap tahun selalu bertambah sehingga diperlukan perluasan bangunan. Dan kemudian baru benar-benar diresmikan dengan nama Museum Geologi pada tanggal 3 Agustus 2000 oleh Megawati Soekarno Putri. Sampai sekarang museum ini menjadi museum dengan koleksi geologi dan pertambangan yang terlengkap di Indonesia. Koleksi unggulannya yang terkenal seperti fosil manusia purba Homo Erectus, fosil gajah purba Stegodon Trigonocephalus dan replica fosil dinosaurus kernivora terbesar serta terganas Tyrannosaurus Rex.

Saat ini koleksinya berjumlah ratusan ribu bebatuan atau mineral dan ratusan fosil yang dipakai sebagai acuan di seluruh dunia dan datanya tersimpan di Ruang Dokumentasi. Museum Geologi ini juga memiliki Ruang Pamer yang mempunyai tiga bagian yaitu Ruang Geologi Indonesia, Ruang Sejarah Kehidupan, serta Ruang Kehidupan Manusia. Memasuki Ruang Geologi Indonesia anda akan menyaksikan peragaan proses terjadinya bumi dan dilanjutkan perkembangan pembentukan Kepulauan Indonesia yang terletak pada pertemuan tiga lempeng. Di ruangan ini pula, anda dapat menyaksikan meteorit yang jatuh di Klender, Tangkuban Perahu, Merapi dan gunung-gunung lainnya. Selanjutnya Ruang Sejarah Kehidupan yang menggambarkan perkembangan kehidupan dari waktu ke waktu. Pajangannya pun di klasifikasi menjadi Prakambrium, Paleozoikum, Mesozoikum, Kenozoikum, Vertebrata Indonesia dan Manusia Purba. Di ruangan Sejarah Kehidupan anda juga akan menemui fosil Tyrannosaurus Rex Osborn yang terkenal. Adapun lainnya seperti fosil asli Indonesia yaitu gajah purba, kura-kura purba, kerbau purba sampai fosil manusia purba. Ruang pamer yang terakhir adalah Ruang Geologi dan Kehidupan Manusia. Di ruangan ini digambarkan cara penambangan dan pengolahan mineral .

Letak Museum Geologi ini berada di Jalan Diponegoro no 57 Bandung. Terletak di tengah kota sehingga menjadikan museum ini mudah di akses dari manapun. Dari Bandara Husein Satranegara pun hanya sekitar 25 menit perjalanan, Stasiun Bandung hanya 15 menit dan dapat di akses pula dari berbagai Terminal di Bandung. Untuk masuk ke dalam museum ini tidak perlu membayar tiket masuk. Selain ruang pamer, banyak juga disediakan fasilitas pendukung seperti tempat parkir yang luas, kios souvenir, dan toilet umur. Untuk di kios souvenir anda akan menjumpai beragam pernak-pernikĀ  yang berhunungan dengan Museum Geologi mulai dari buku panduan, scarf dengan gambar fosil, jenis bebatuan serta tema-tema lainnya. Untuk hotel pun banyak terdapat di sekitar museum ini jadi anda tidak perlu khawatir jika ingin menginap bebearap hari di Bandung, antara lain seperti hotel:

Referensi:

  • http://www.wisatamelayu.com/id/tour/1134-Museum-Geologi/navgeo
Share Button
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *