Museum Pos Indonesia, Bandung

Share Button

Museum Pos Indonesia menyimpan perjalanan sejarah layanan pos di Indonesia sejak jaman kolonial hingga Indonesia merdeka. Museum yang terletak di Jalan Cilaki no 73 Bandung ini dibangun sekitar tahun 1920 oleh arsitek J Berger dan Leutdsgebouwdienst dengan gaya arsitek Italia masa Renaissans. Gedung seluas 706meter persegi ini kemudian difungsikan sebagai museum dengan nama Museum Pos Telegrap dan Telepon. Peran dan fungsi museum ini terus berkembang, tidak hanya menjadi tempat memamerkan koleksi saja museum ini juga menjadi sarana penelitian, pendidikan, dokumentasi, layanan informasi, dan sebagai objek wisata khusus. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang semakin memudahkan pengiriman pesan baik melalui jaringan internet atau pun telepon seluler yang membuat layanan pos kurang diminati. Koleksi yang dipamerkan di museum ini tidak hanya sebatas perangko ataupun kartu pos, tetapi juga diperluas seperti peralatan pos, buku-buku, serta diaroma kegiatan pengeposan. Dengan memperluas benda dan koleksinya, mesuem ini menjadi museum pos yang cukup lengkap menceritakan sejarah perusahaan pos di Indonesia.

Museum Pos Indonesia ini sangat cocok bagi anda yang pegila filateli karena museum ini memiliki sekitar lima puluh ribu lembar perangko dari sekitar 178 negara di dunia. Seperti di lantai pertama, anda akan langsung disambut oleh pameran berbagai perlengkapan karyawan sejak jaman kolonial hingga sekarang. Di ruang pameran ini anda dapat membandingkan perkembangan pakaian dinas karyawan pos juga peralatan-peralatan pos yang tergolong cukup kuno. Salah satu yang menonjol di dalam museum ini adalahpatung tokoh Pos Indonesia yaitu Mas Soeharto. Patung tersebut menjadi salah satu upaya menghargai tokoh pos yang banyak berjasa pada perkembangan layanan pos di Indonesia. Masih di lantai pertama anda akan diperlihatkan berbagai alat seperti timbangan surat, katong pos, timbangan paketstempel pos, kendaraan pengantar pos. Ada juga replika yang menggambarkan karyawan sedang bekerja.

Selain di lantai pertama, ruang pamer lainnya ada di lantai bawah. Di tempat ini anda dapat menyaksikan berbagai koleksi perangko dari berbagai Negara. Perangko ini ditempatkan di di dalam lemari kaca. Sebagian besar koleksi perangko di sini berasal dari Belanda. Koleksi lainnya juga cukup bernilai seperti poster-poster surat emas yang merupakan replika surat-surat kuno yang dibuat pada jaman kerajaan-kerajaan dahulu. Museum Pos Indonesia ini dilengkapi fasilitas pendukung lainnya seperti ruang pameran tetap, ruang gudang koleksi, ruang perpustakaan, ruang reperasi benda-benda koleksi, serta ruang administrasi. Selain itu anda juga dapat meminta para petugas untuk mendampingi kunjungan anda. Banyak terdapat penginapan di sekitar museum yang dapat anda inapi jika ingin berlibur beberapa hari di Bandung, bahkan hotel berbintang pun seperti:

Referensi:

  • http://www.wisatamelayu.com/id/tour/958-Museum-Pos-Indonesia/navgeo
Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *