Pantai Plengkung, Pantainya Para Surfer

Share Button

plengkung-1Beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Daerah Banyuwangi gemar mempromosikan daerah mereka. Hal ini tidak terlalu mengherankan. Pasalnya Banyuwangi memiliki keindahan alam yang sayang jika tidak dikembangkan. Seiring dengan promosi yang gencar dilakukan, Banyuwangi diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata favorit pilihan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, selain Bali, Jakarta dan Batam. Promosi yang dilakukan tak berjalan sia-sia karena di dari tahun ke tahun, kedatangan turis asing di Banyuwangi terus meningkat.  Apalagi pantai-pantai di Banyuwangi memiliki ombak yang cukup menggoda para surfer untuk ditaklukan. Selain Pantai Pulau Merah, Banyuwangi juga memiliki Pantai Plengkung yang masuk dalam 4 pantai terbaik di dunia untuk surfing.

gland3Pantai yang masih dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo ini juga dikenal dengan nama G-Land karena pemandangan di sekitar pantai berwarna hijau sehingga huruf G dikaitkan dengan kata green. Selain itu huruf G ini juga dikaitkan dengan  kata Great yang menggambarkan betapa hebatnya ombak Pantai Plengkung. Dan yang terakhir huruf G tersebut menginsyaratkan Grajagan, sebuah daerah nelayan yang digunakan untuk mencapai Pantai Plengkung. Anda yang sedang mengunjungi pulau Bali bisa menggunakan motor boat untuk mengunjungi pantai dengan bentuk melengkung panjang. Ombak di pantai ini memang cukup luar biasa dan legendaris. Tak mengherankan jika ombak Pantai Plengkung cukup mendunia. Permulaan awal pantai ini diketahui masyarakat dunia setelah petualangan 8 peselancar asal Amerika Serikat di daerah Plengkung pada tahun 1972. Sejak saat itu, di sekitar Pantai Plengkung banyak berdiri surf camp yang bisa dijadikan para surfer menginap.

pantai G-landPantai Plengkung juga memiliki julukan “The Seven Giant Waves Wonder” yang diberikan oleh para peselancar asing karena 7 gulungan ombak yang dimiliki yang tersedia untuk peselancar pemula hingga profesinal. Bahkan para peselancar kidal pun bisa menjajal ombak Pantai Plengkung. Nama dari masing-masing ombak yang ada di Pantai Plengkung mulai dari chickens, speedies, monkey trees hingga kongs. Ombak di pantai bisa mencapai 6 meter dan umumnya terjadi pada bulan Juni-Juli dan Nopember. Interval kehadiran ombak-ombak tersebut kurang lebih 5 menit dan baru pecah setelah 1-2 km dan membentang dari timur ke barat. Dengan ombak yang dimiliki, Pantai Plengkung pun mendapat kehormatan sebagai tuan rumah ajang surfing internasional sebanyak lima kali.

Berselancar-di-Pantai-PlengkungTak hanya ombak yang menggoda dan pemandangan dari Taman Nasional Alas Purwo yang menjadi daya tarik Pantai Plengkung. Pantai ini juga memiliki hamparan pasir putih yang layaknya butiran kristal. Benamkan kaki anda di pasirnya yang lembut dan nikamti suasana pantai yang tenang. Jangan lupa pula untuk mengabadikan semua keindahan Pantai Plengkung lengkap dengan atraksi para surfer. Gunakan  lensa binocular untuk mengabadikan para surfer yang sedang menari di atas ombak. Anda akan sedikit kesulitan untuk mencari penjual makanan karena memang tak ada penjual di sini. Jadi bersiap buat bawa bekal ya. Untuk penginapan anda bisa menggunakan hotel murah di Banyuwangi seperti Agung Jaya Mahkota Hotel dan Ketapang Indah. Nah agar akomodasi dan transportasinya, anda lebih baik menggunakan paket tour Banyuwangi.

Jangan lupa juga untuk baca Pulau Merah, Banyuwangi: Surga Para Surfer

Refrensi:

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Plengkung
  • http://www.indonesia.travel/id/destination/689/g-land-memburu-ombak-legendaris-di-pantai-plengkung
  • http://www.alambudaya.com/2014/05/gland-plengkung-punya-ombak-terbesar.html
Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *