Pura Batu Bolong, Lombok

Share Button

Jika anda berkunjung ke Pulau Lombok tidak lengkap jika tidak berkunjung ke Pantai Senggigi. Di sini pula terdapat sebuah pura yang bernama Pura Batu Bolong. Terletak di atas batu karang hitam yang mempunyai lubang atau bolong di tengahnya. Posisinya yang menjorok ke laut tentunya memiliki atmosfer keindahan tersendiri.

Sekilas memang hampir sama dengan Tanah Lot di Bali. Menurut cerita penduduk sekitar Dang Hyang Dwijenda seorang pendeta asli asal Jawa Timur yang memiliki peranan penting dalam perkembangan agama Hindu di Bali dan Lombok yang dahulu pernah singgah di tempat tersebut dalam perjalanan spiritualnya. Bahkan pendeta tersebut juga menolong beberapa nelayan yang perahunya karam di dekat Pondok Batu.

Menurut legenda, dahulu di kawasan ini sering diadakan pengorbanan seorang perawan sebagai sajian makanan bagi ikan hiu yang tinggal di pantai. Cerita lain juga mengatakan bahwa pura ini juga merupakan tempat para wanita menerjunkan dirinya ke laut akibat patah hati. Terlepas dari mitos itu semua, Pura Batu Bolong merupakan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Pura Batu Bolong berhadapan langsung dengan Selat Lombok dan Gunung Agung Bali. Di atas batu karang warna hitam terdapat dua du buah pura, saat berjalan menuruni anak tangga anda akan menemukan pura pertama yang berdiri di bawah naungan pohon yang rindang. Sedangkan pura kedua berdiri di atas karang yang menjulang setinggi kurang kebih 4m dan memiliki lubang di bawahnya.

Untuk mencapai pura ini anda harus berjalan dengan hati-hati agar tidak terkena cipratan ombak. Jika cuaca sedang cerah anda akan dapat melihat Gunung Agung di Pulau Bali yang menjulang tinggi. Selain itu jika anda datang pada sore hari, anda akan dapat menyaksikan tenggelamnya matahari. Kemudian saat malam menjelang, akn bertabur kerlip bintangĀ  dan deburnya suara ombak. Saat lebaran tiba, umat muslim di Lombok akan ramai membanjiri pantai di depan pura. Mereka akan beramai-ramai menikmati opor ayam, ketupa, ayam taliwang, serta serundeng.

Dari Kota Mataram jaraknya sekitar 12km yang letaknya mudah dijangkau. Jika anda tidak membawa kendaraan pribadi, anda dapat menggunakan angkutan umum atau taxi.

Untuk masuk ke Pura ini tidak dikenakan biaya tiket apapun hanya saja pengunjung diwajibkan menggunakan pita kuning yang nantinya diikatkan di pinggang. Bagi yang tidak membawa dapat menyewa di depan pintu masuk dengan membayar seikhlasnya. Karena letaknya masih di area Pantai Senggigi, anda tidak perlu khawatir dengan fasilitas nya seperti area parkir, toilet bahkan penginapan. Jika anda ingin di hotel berbintang juga tidak perlu khawatir karena banyak terdapat di sekitar Kota Lombok seperti:

Referensi

  • http://www.wisatamelayu.com/id/tour/1137-Pura-Batu-Bolong/navgeo
Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.