Seni, Budaya, Sejarah, dan Hiburan Jadi Satu Di Taman Sriwedari.

Share Button

Taman-SriwedariSebagai salah satu daerah keraton, kawasan Solo memang tak kalah dengan Yogyakarta. Ada banyak tempat sejarah yang bisa dikunjungi selama di Solo yang cantik dan menarik. Tak terkecuali sama taman yang satu ini. Saking cantiknya sampai-sampai salah satu band di Indonesia, Maliq & D’Essentials, mengabadikan nama taman ini dalam karya mereka. 

sriwedari

Yang penggemar band ini pasti tau dong lagu berjudul Setapak Sriwedari. Dan nama dari judul lagu tersebut diambil dari salah satu taman yang ada di Solo yang bernama Taman Sriwedari. Taman yang satu ini emang bener-bener spesial.

Karena di taman ini travelers bisa mengenal seni, budaya, sejarah, higga hiburan khas Solo dalam satu tempat. Jadi buat travelers yang cinta banget sama budaya dan pengen mengenal Solo lebih mendalam, gak ada salahnya travelers bertandang ke sini. Eits, gak usah khawatir kalau travelers mau lama-lama di sana karena ada banyak hotel murah di Surakarta yang bisa travelers gunain selama liburan ke Solo.

Daya tarik utama dari Taman Sriwedari adalah keberadaan taman ini yang telah ada sejak masa Sultan Pakubuwono X dan diresmikan pada 1 Januari 1902. Taman yang ada di Jalan Slamet Riyadi No. 275, Solo ini dibangun sebagai tempat rekreasi dan peristirahatan keluarga kerajaan.

Lantaran digunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga sultan maka bukan sembarang konsep yang diusung untuk pembangunan taman ini. Taman yang juga disebut sebagai kebun rojo ini pun diilhami dari mitos mengenai sebuah taman yang ada di surga.

Karenanya taman ini pun diberi nama Taman Sriwedari yang berarti taman surga. Taman ini sempat mengalami perombakan dan penambahan beberapa bagian. Dan jadilah kini Taman Sriwedari sebagai taman hiburan seluruh masyarakat Surakarta.

taman sriwedariGerbang bertuliskan Taman Sriwedari akan menyambut travelers kala pertama kali tiba di depan taman ini. Selanjutnya akan ada patung yang nampak seperti dua orang yang sedang menari. Namun ada juga yang mengartikan taman tersebut sebagai gambaran dari Rama dan Sinta. Patung tersebut dibangun kala peringatan 100 tahun Taman Sriwedari.

Di dalam area Taman Sriwedari juga ada Gedung Wayang Orang yang rutin menggelar pagelaran wayang orang. Wayang orang merupakan salah satu kesenian khas Solo. Dan yang menggelar pertunjukan di sini tidak hanya berasal dari Solo namun juga kerap berkolaborasi dengan wayang orang dari RRI Surakarta, Surabaya, Semarang ataupun Jakarta. Cerita yang biasa dilakonkan adalah kisah Mahabarata dan Ramayana. Selain wayang, Taman Sriwedari juga kerap digunakan sebagai area pertunjukan kesenian yang lain.

Taman-SriwedariDi dekat Taman Sriwedari juga terdapat sebuah kolam yang kerap digunakan untuk area memancing. Ada pula tempat souvenir yang menjual sejumlah mainan khas Solo, peralatan menari, dan benda khas Solo lainnya. Ada pula arena permainan yang membuat taman ini nampak seperti taman hiburan.

Yang tak boleh dilewatkan adalah kunjungan ke Museum Radya Pustaka yang merupakan museum tertua di Indonesia dan GOR R. Maladi yang lagi-lagi menjadi tempat pertama di Indonesia yang digunakan dalam pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) yang pertama.

Dan kalau bulan Ramadhan ada satu momen yang gak boleh terlewatkan yakni penyelenggaraan Malem Selikuran yang diadakan oleh Keraton Solo dan merupakan pagelaran untuk menyambuat kedatangan malam lailatul qadar. Pada malam itu, masyarakat akan melakukan kirab 1000 tumpeng dari halaman kesultanan hingga Taman Sriwedari. Betul-betul tempat penuh budaya yang gak boleh terlewatkan.

Rerensi:

http://www.indonesiakaya.com/kanal/detail/menikmati-hiburan-rakyat-di-taman-sriwedari

Share Button
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *