Jan 16

House of Sampoerna, Surabaya

PT Sampoerna adalah salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. Didirikan oleh Liem Seeng Tee tahun 1893-1956 seorang imigran dari Cina. Pada usia 17 tahun ia mulai bekerja mandiri dengan menjual rook dalam gerbong-gerbong kereta api. Pada tahun 1912 tidak lama setelah menikahi istrinya Siem Tjang Nio, dia menyewa warung kecil di Surabaya. Dari awal yang sangat sederhana ini perusahaan raksasa Sampoerna dimulai. Sampoerna terus berkembang meski sempat beberapa mengalami masalah namun bisa diatasi dan akhirnya bisa menjadi perusahaan besar samapi saat ini dengan mengunjungi House of Sampoerna. Area seluas 1,5 hektar ini terdiri dari beberapa bangunan. Bangunan besar di tengah dan diapit oleh bangunan kecil di kiri dan di kanannya. Yang awalnya hanya digunakan sebagai panti asuhan untuk anak yatim piatu laki-laki dan akhirnya dipindahkan ke Jalan Embong Malang. Namun pada tahun 1932 setelah cukup sukses, bangunan ini di beli oleh Liem Seeng Tee dan dipakai sebagai pabrik rokok Sampoerna yang dikenal dengan Pabrik Taman Sampoerna.
Saat memasuki bangunan ini aroma cengkeh langsung bisa tercium. Di ruangan pertama anda dapat melihat replica warung rokok yang pertama kali digunakan Liem Seeng Tee untuk bejualan rokok dan tembakau. Anda juga dapat menyaksikan sepeda tua miliknya yang digunakan untuk berjualan rokok masa itu. Selain itu juga terdapat berbagai barang pribadi seperti kebaya, sarung dan furniture tua milik Sampoerna. Di bagian tengah bangunan utama terdapat beberapa foto dari direktur dari PT Sampoerna sendiri. Selain itu terdapat pula berbagai koleksi rokok dan korek api yang dipamerkan disini. Selanjutnya di ruangan paling belakang terdapat berbagai alat produksi rokok Sampoerna pada masa awal. Misalnya seperti alat produksi rokok, mesin cetak tua dan berbagai peralatan riset untuk pembuatan rokok pada masa itu.
Di bagian belakang bangunan utama, ada pabrik yang cukup luas untuk memproduksi rokok. Hingga saat ini bangunan ini masih dipergunakan untuk memproduksi rokok Sampoerna. Anda juga bisa menyaksikan proses pembuatan rokoknya secara klangsung yang dibuka pada hari Senin hingga Sabtu. Lalu di bagian kanan dan kiri bangunan utama terdapat bangunan yang lebih kecil, kedua bangunan ini disebut Rumah Barat dan Rumah Timur. Sampai saat ini keluarga Sampoerna masih menempati salah satu bangunan ini. Di Rumah Barat juga terdapat sebuah mobil Rolls Royce buatan tahun 1972 yang diproduksi sangat terbatas dan Rumah Barat ini tidak dibuka untuk umum. Sedangkan Rumah Timur sempat digunakan untuk kantor dan saat ini digunakan sebagai kafe yang ada sajian live music nya. Banyak terdapat fasilitas lainnya yang ada di House of Sampoerna ini. Anda juga tidak perlu khawatir jika mencari penginapan atau hotel karena banyak tersedia di sekitar kawasan ini seperti:

Referensi:

  • http://kumpulan.info/wisata/tempat-wisata/53-tempat-wisata/272-house-of-sampoerna.html

 

Jan 02

Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta

Museum Ullen Sentalu adalah sebuah museum swasta milik Yayasan Ulating Blencong yang berada di kawasan wisata Lereng Gunung Merapi , Yogyakarta. Museum ini didirikan karena inisiatif dari keluarga Haryono demi melestarikan kebudayaan Jawa khususnya batik. Museum ini diresmikan tanggal 1 Maret 1997. Alasan didirikannya museum ini di Taman Kaswargan adalah karena letaknya yang tinggi . Dalam pandangan filosofis masyarakat Jawa gunung memiliki nilai mistik, nama Ullen Sentalu sendiri merupakan akronim dari ulating blencong, sejatine tataraning lumaku  yang artinya museum ini berfungsi sebagai lampu penerang bagi kebudayaan Jawa yang dulunya kian meredup dan museum ini memiliki misi sebagai wahana pelestarian kebudayaan Jawa masa lalu yang luhur. Museum ini bergaya arsitektur gothic yang menampilkan kebudayaan masyarakat Jawa di masa lalu. Ruang-ruang ekshibisi di museum ini juga menjadi sebuah perekam peristiwa di masa lalu. Sudah beberapa kali di renovasi dengan penambahan ruangannya juga. Kini secara regular Museum Ullen Sentalu dibuka bagi para wisatawan setiap hari kecuali hari senin pukul 09.00-15.30. Setiap kunjungan baik untuk berwisata ataupun penelitian menyediakan satu pendamping yang berlaku sebagi guide.
Arsitektur bangunan museum ini sangat special karena mengambil model rancangan bangunan istana di Eropa yakni kastil yang disusun sedemikian rupa dengan tumpukan batu-batu gunung berwarna gelapdan dihiasi dengan tumbuhan yang merambat yang menjadikannya khas berbeda dengan museum lainnya di Yogyakarta. Selain model rancangan bangunannya, penataan di museum ini juga sangat menakjubkan lantaran dikerjakan oleh curator museum yang profesional  bisa dilihat dari benda penataan koleksi dan etalase yang menempel pada dinding museum dan dipercantik dengan sistem pencahayaan yang baik.
Mengawali perjalanan anda, anda akan memulai berjalan menyusuri jalan setapak menuju ruangan pertama di museum yaitu Guo Selo Giri, di gua ini anda akan melihat kisah kehidupan para bangsawan dan kehidupan tokoh empat keraton di Jawa. Selanjutnya anda akan diajak di Kampung Kambang yakni satu area terapung di atas Guo Selo Giri yang terdiri dari lima ruang pameran. Lalu anda akan melewati Taman Arca Durga dan anda akan sampai di ruang pameran terakhir yaitu Ruang Budaya. Disini anda akan menyaksikan reca seorang penari Jawa Klasik, patung pengantin wanita Jawa, dan beberapa lukisan. Setelah perjalanan selesai anda akan diajak untuk meminum ramuan khas keraton. Dan selanjutnya anda bisa berfoto-foto atau hanya menikmati sejuknya udara kawasan Lereng Gunung Merapi.
Pengelola museum juga melengkapi fasilitas bagi para pengunjung dengan seorang guide yang anggun, cerdas, ramah, dan snatun dalam bertutur kata. Selain itu juga menyediakan guide yang fasih berbahasa Inggris, Jepang dan Perancis. Fasilitas lainnya adalah adanya toilet yang bersih, taman yang asri, parkir yang luas, mushola. Anda juga tidak perlu khawatir untuk tempat menginap karena di sekitar wisata ada terdapat beberapa hotel seperti:

Referensi:

  • http://jogjatrip.com/id/263/Museum-Ullen-Sentalu